Gibran: Saya Sadar Program MBG Masih Banyak Kekurangannya, Praktik Korupsi Harus Dihilangkan

viva.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

Kupang, VIVA – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meminta program Makan Bergizi Gratis (MBG) diprioritaskan di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) agar manfaatnya dirasakan masyarakat yang paling membutuhkan.

Pernyataan itu disampaikan Gibran saat berdialog dengan wali murid dan masyarakat di SD Wolomoni, Desa Niowula, Kecamatan Detusoko, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur, seusai meninjau kesiapan pelaksanaan program MBG di sekolah tersebut.

Baca Juga :
Pemerintah Sebut Nutrisi Anak-anak Membaik Setelah Terima MBG
Buka-bukaan di Kejagung, Sony Sonjaya Serahkan 41 Nama dan Ungkap Proyek CCTV Program MBG Rp300 M Bermasalah

"MBG akan lebih tepat sasaran jika difokuskan di area 3T," kata Gibran seperti dilansir dari Antara, Jumat, 19 Juni 2026.

Wapres Gibran Rakabuming Raka di Kupang
Photo :
  • Biro Sekretariat Wakil Presiden

Menurut dia, wilayah seperti Desa Niowula yang berjarak cukup jauh dari pusat perkotaan merupakan daerah yang paling membutuhkan program tersebut.

Karena itu, pemerintah akan mempercepat berbagai proses pendukung agar MBG segera berjalan. Gibran mengatakan dapur MBG yang telah siap dibangun perlu segera memperoleh perizinan dan uji kelayakan agar dapat beroperasi.

"Area-area yang seperti ini itu justru yang paling membutuhkan MBG. Makanya tadi kalau dapurnya sudah siap, ya ini otomatis harus kita percepat perizinannya. Karena saya yakin adik-adik yang di belakang saya ini butuh sekali yang namanya MBG dan saya yakin nanti akan meringankan beban ibu-ibu yang ada di sini," kata Gibran.

Dalam dialog itu, Gibran menerima informasi bahwa dapur MBG di Desa Niowula telah selesai dibangun, namun masih menunggu inspeksi dan uji kelayakan dari pemerintah pusat.

Selain menyoroti percepatan pelaksanaan program, Gibran mengakui MBG masih menghadapi sejumlah tantangan yang memerlukan pembenahan, terutama dari sisi tata kelola dan pengawasan.

"Saya sadar MBG ini masih banyak kekurangannya. Ini memang ke depan harus lebih banyak lagi perbaikan. Tata kelolanya diperbaiki biar lebih efisien, jangan lagi ada pengadaan-pengadaan barang yang tidak sesuai, dan yang paling penting praktik-praktik korupsinya harus dihilangkan," jelasnya.

Gibran mengatakan masa libur sekolah akan dimanfaatkan pemerintah untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan MBG.

"Kemarin sudah disampaikan Bu Kepala BGN yang baru dan juga Bu Wakil Kepala BGN, kita ini sekarang ada jeda waktu libur sekolah. Saya kira itu waktu yang tepat untuk melakukan evaluasi secara menyeluruh, terutama terkait tata kelola di BGN ini," ujarnya.

Baca Juga :
Distribusi MBG Disetop Selama Libur Sekolah, BGN: Anggaran Hemat Rp 3 Triliun
Diperiksa Kasus Korupsi MBG, Sony Sonjaya Sebut Nama NSD Pernah Ganti Yayasan SPPG hingga 3 Kali
Mentan Minta BGN Sajikan Menu Ayam dan Telur di MBG Seminggu 3 Kali, Ini Alasannya

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kata Qodari soal Diskusi di UGM Dibubarkan Mahasiswa: Jika Tak Setuju, Buat Forum Lain
• 17 jam laludisway.id
thumb
CORE: BI prioritaskan stabilisasi rupiah lewat kenaikan suku bunga
• 16 jam laluantaranews.com
thumb
Kloter 11 Tiba, Total 4.868 Haji Debarkasi Palembang Kembali ke Tanah Air
• 13 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Ini Makna 8 Emblem Spesial di Jersey Pemain Piala Dunia 2026
• 17 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Gizi Anak Jadi Prioritas, SEHATI dari TAP untuk Negeri Dampingi Anak-anak Berau
• 14 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.