Karhutla Aceh Barat Meluas hingga 34,1 Hektare, Jadi Pengingat Pentingnya Menjaga Lingkungan

pantau.com
3 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Aceh Barat telah menghanguskan sedikitnya 34,1 hektare lahan sejak akhir Mei hingga pertengahan Juni 2026, sekaligus menjadi pengingat penting mengenai tanggung jawab bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Kebakaran Tersebar di Lima Kecamatan

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Barat, kebakaran terjadi di lima kecamatan, yakni Bubon, Samatiga, Meureubo, Arongan Lambalek, dan Johan Pahlawan.

Kecamatan Bubon menjadi wilayah yang paling terdampak dengan total lahan terbakar mencapai 25 hektare.

Pelaksana Tugas Kepala BPBD Aceh Barat Teuku Ronal Nehdiansyah mengatakan sebagian besar titik kebakaran saat ini telah berhasil dipadamkan.

"Meski sudah meluas dan bertambah, sebagian besar lokasi kebakaran sudah berhasil kami padamkan," ujarnya.

Sebaran titik api di berbagai lokasi membuat petugas harus membagi personel dan peralatan untuk melakukan pemadaman secara bersamaan.

Cuaca kering yang berlangsung selama berminggu-minggu, minimnya curah hujan, serta angin kencang menjadi faktor yang mempercepat penyebaran api dan menyulitkan proses penanganan di lapangan.

Tantangan Berat Pemadaman di Lahan Gambut

Petugas gabungan harus menghadapi medan yang sulit dengan akses terbatas menuju lokasi kebakaran.

Banyak kendaraan pemadam tidak dapat menjangkau titik api sehingga petugas terpaksa berjalan kaki sambil membawa mesin pompa, selang, dan bahan bakar menuju area terdampak.

Tantangan semakin berat ketika api membakar lahan gambut yang memiliki karakteristik berbeda dibandingkan lahan biasa.

Api pada lahan gambut tidak hanya membakar permukaan, tetapi juga dapat menyala dan merambat di bawah tanah tanpa terlihat.

Kondisi tersebut membuat proses pemadaman harus dilakukan secara menyeluruh agar tidak muncul kembali beberapa hari kemudian.

Selain berisiko memicu kebakaran susulan, lahan gambut yang terbakar juga membahayakan keselamatan petugas karena dapat menyimpan rongga panas di bawah permukaan tanah.

Karhutla yang terjadi di Aceh Barat dinilai bukan sekadar persoalan luas lahan yang terbakar, melainkan menjadi pengingat bahwa upaya pencegahan dan perlindungan lingkungan jauh lebih efektif dibandingkan memulihkan kerusakan setelah bencana terjadi.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Korelasi Penambahan Anggaran dengan Akuntabilitas dan Peningkatan Layanan Polri Jadi Sorotan
• 16 jam lalukompas.id
thumb
BI-Rate Naik Lagi Jadi 5,75%, Ini Penjelasan Bank Indonesia
• 21 jam lalumedcom.id
thumb
Dirut BEI Komitmen Benahi Pasar Modal, Tingkatkan Transparansi hingga Integritas
• 17 jam lalukumparan.com
thumb
Perintah Prabowo ke Himbara: Dukung Kebijakan Ekspor Satu Pintu & DHE
• 10 jam lalubisnis.com
thumb
Profil Eks Bos BRI Ventures Nicko dan William, Divonis Penjara soal TaniHub
• 21 jam lalukatadata.co.id
Berhasil disimpan.