Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) JD Vance mengatakan lebih dari 12,5 juta barel minyak melintasi Selat Hormuz dalam sehari.
IDXChannel - Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) JD Vance mengatakan lebih dari 12,5 juta barel minyak melintasi Selat Hormuz dalam sehari.
Dilansir dari The Independent pada Jumat (19/6/2026), itu merupakan level tertinggi sejak perang antara AS dan Iran pecah pada Februari.
Pengiriman minyak melalui Selat Hormuz mencatat peningkatan setelah AS dan Iran menandatangani nota kesepahaman perdamaian pada Rabu. Perjanjian itu mencakup rencana dibukanya kembali jalur maritim penting tersebut.
"Iran tidak menembaki kapal apa pun di Selat Hormuz,” kata Vance kepada wartawan.
“Sejauh ini mereka menghormati komitmen mereka," ujarnya.
Setengah dari minyak yang melintasi Selat Hormuz kemarin dibawa oleh tiga kapal super tanker asal Arab Saudi. Ketiganya membawa total enam juta barel minyak.
Selain pembukaan kembali Selat Hormuz oleh Iran, MoU itu juga mengatur pencabutan blokade laut terhadap pelabuhan dan kapal Iran oleh militer AS. (Wahyu Dwi Anggoro)





