Washington: Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan, tidak ada batas terhadap kemampuannya dalam menggunakan kekuasaan setelah perang antara AS dan Iran.
Dalam wawancara dengan Axios yang dirilis pada Kamis, 18 Juni 2026, Trump ditanya mengenai pelajaran yang ia peroleh terkait penggunaan serta batasan kekuasaan presiden setelah konflik tersebut.
“Tidak ada batas. Saya belum mempelajari pelajaran itu. Saya tahu batasan itu ada, tetapi tidak ada batas. Kami mengalahkan mereka sepenuhnya secara militer,” kata Trump, dikutip dari Anadolu.
Trump juga menegaskan bahwa Amerika Serikat memiliki kekuatan militer yang tidak tertandingi di dunia.
“Kami memiliki militer paling kuat di dunia, jauh di atas yang lain. Siapa lagi yang bisa melakukan blokade seperti itu? Saya melakukan blokade angkatan laut sehingga tidak ada satu pun kapal yang bisa melintas,” ujar Trump.
Ia menambahkan sejumlah kapal sempat mencoba menembus blokade tersebut, namun tidak berhasil.
“Mereka mencoba, tetapi tidak berhasil. Anda tahu, itu tidak berlangsung lama,” kata Trump.
Ketika ditanya apakah nota kesepahaman (MoU) yang ditandatangani Amerika Serikat dan Iran pekan ini dapat dianggap sebagai bentuk “penyerahan tanpa syarat” seperti yang sebelumnya ia tuntut dari Teheran, Trump menjawab bahwa kesepakatan tersebut pada dasarnya dapat dipandang demikian.
“Ya, kemungkinan besar memang merupakan penyerahan tanpa syarat,” ujarnya.




