Emiten Haji Isam (JARR) Putuskan Bagi Dividen Rp60 Miliar dari Laba 2025

bisnis.com
14 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Emiten CPO milik Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam, PT Jhonlin Agro Raya Tbk. (JARR) memutuskan membagikan dividen tunai sebesar Rp60 miliar dari laba bersih tahun buku 2025.

Keputusan tersebut disetujui para pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada Rabu (17/6/2026) di Jakarta. Rapat dihadiri oleh pemegang saham yang mewakili 8,01 miliar saham atau 86,75% dari total saham perseroan.

Direktur JARR Temmy Iskandar mengatakan para pemegang saham telah menyetujui penggunaan laba bersih perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2025, termasuk pembagian dividen kepada para pemegang saham.

"Penetapan penggunaan laba bersih Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 sebesar Rp268.481.281.878 yang dipergunakan untuk pembagian dividen kepada pemegang saham Perseroan adalah sebesar Rp60.000.000.000," ujar Temmy dalam risalah RUPST, dikutip Jumat (19/6/2026).

Selain menyetujui penggunaan laba bersih, pemegang saham juga menerima laporan tahunan Direksi mengenai jalannya usaha perseroan serta laporan pengawasan Dewan Komisaris untuk tahun buku 2025.

RUPST turut mengesahkan laporan keuangan tahun buku 2025 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Kanaka Puradiredja Suhartono dengan opini wajar tanpa pengecualian.

Baca Juga

  • Jhonlin Agro (JARR) Raih Kontrak Rp1,65 Triliun dari Pertamina Patra Niaga
  • Emiten Haji Isam (JARR) Raup Laba Rp224 Miliar per Kuartal III/2025, Tumbuh 44,19%
  • Aliran Kekayaan Haji Isam dari Saham Multibagger PGUN dan JARR

Sejalan dengan itu, para pemegang saham memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab (acquit et de charge) kepada Direksi dan Dewan Komisaris atas tindakan pengurusan dan pengawasan yang telah dilakukan sepanjang tahun buku 2025.

Dalam agenda lainnya, pemegang saham menyetujui pemberian wewenang kepada Dewan Komisaris, berdasarkan rekomendasi Komite Audit, untuk menunjuk kantor akuntan publik yang akan mengaudit laporan keuangan tahun buku 2026, sekaligus menetapkan honorarium dan persyaratan penunjukannya.

Seluruh agenda dalam RUPST tersebut disetujui secara bulat oleh pemegang saham yang hadir tanpa adanya suara penolakan maupun abstain.

_______

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Sedang Tayang! Link Live Streaming Meksiko Vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Kesempatan Wakil Asia Amankan Tiket Lolos
• 16 jam lalutvonenews.com
thumb
TNI AU Resmikan Skuadron Udara 18 untuk Operasikan Enam Falcon 8X dan Dukung Penerbangan VIP-VVIP
• 19 jam lalupantau.com
thumb
Pengakuan Mahasiswi Unair Gelapkan Dana KIP Kuliah Rp 103 Juta, Buat Lunasi Pinjol dan Biaya Pengobatan Orang Tua
• 23 jam laluviva.co.id
thumb
Profil Christian Pulisic, Captain America Andalan Timnas Amerika Serikat di Piala Dunia 2026
• 4 jam lalugrid.id
thumb
Ekspansi ke Bisnis Angkutan Laut, BSA Logistics (WBSA) Siapkan Akuisisi Senilai Rp215 Miliar
• 3 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.