Access by KAI Jadi Ekosistem Digital Perjalanan, Masukan Pelanggan Dorong Perbaikan Layanan KAI

antaranews.com
6 jam lalu
Cover Berita
Sepanjang Januari–Mei 2026, Access by KAI mencatat 2.575.947 register baru: kumulatif total user mencapai 29.870.864 hingga Mei 2026

Jakarta (ANTARA) - Perjalanan pelanggan hari ini semakin banyak dimulai dari kanal digital. Pelanggan mencari jadwal, memilih tempat duduk, mengelola tiket, memesan makanan, menyiapkan perjalanan lanjutan, hingga membutuhkan informasi yang cepat dan mudah dipahami. Pola tersebut membuat PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus memperkuat Access by KAI sebagai ekosistem digital perjalanan yang dikembangkan dari masukan dan kebiasaan pelanggan.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan, Access by KAI menjadi kanal penting dalam transformasi layanan KAI karena proses perjalanan pelanggan semakin banyak dimulai dari aplikasi. Setiap ulasan, aduan, pertanyaan, dan saran pelanggan menjadi bahan evaluasi untuk menyempurnakan fitur, alur transaksi, informasi perjalanan, dan layanan pendukung.

“Access by KAI kami kembangkan dari kebutuhan pelanggan yang terus berubah. Pelanggan ingin perjalanan yang mudah direncanakan, tiket yang praktis dikelola, informasi yang jelas, serta layanan pendukung yang bisa diakses dalam satu aplikasi,” ujar Anne.

Berdasarkan data KAI, sepanjang Januari–Mei 2026, Access by KAI mencatat 2.575.947 register baru, tumbuh 3,68 persen dibanding periode yang sama pada 2025 sebanyak 2.484.577 register. Angka ini membuat kumulatif total user Access by KAI mencapai 29.870.864 user hingga Mei 2026.

Secara bulanan, register Access by KAI pada Januari 2026 tercatat 493.902 user, naik 6,80 persen dibanding Januari 2025 sebanyak 462.445 user. Pada Februari 2026, register tercatat 462.333 user, relatif stabil dibanding Februari 2025 sebanyak 465.352 user. Pada Maret 2026, register meningkat menjadi 602.826 user, tumbuh 37,31 persen dibanding Maret 2025 sebanyak 439.018 user.

Pada April 2026, register Access by KAI mencapai 506.051 user, sementara Mei 2026 mencatat 510.835 user. Dengan komposisi tersebut, Mei 2026 menyumbang sekitar 19,83 persen dari total register Januari–Mei 2026. Adapun realisasi register Januari–April 2026 mencapai 2.065.112 user, atau 80,17 persen dari total register lima bulan pertama 2026.

Pertumbuhan ini memperkuat posisi Access by KAI sebagai pintu utama layanan digital KAI. Dari total 29.870.864 user hingga Mei 2026, sebanyak 4.817.467 user merupakan member premium atau 16,13 persen dari total user. KAI juga mencatat 8.924.134 active user per 31 Mei 2026, yaitu pengguna yang aktif menggunakan Access by KAI dalam 30 hari terakhir. Sementara itu, kumulatif download Access by KAI telah mencapai 39.503.376 download.

“Data register, active user, member premium, dan download menjadi sinyal penting bagi KAI. Semakin banyak pelanggan memilih Access by KAI, semakin besar tanggung jawab kami untuk menjaga aplikasi ini stabil, mudah digunakan, dan relevan dengan kebutuhan perjalanan masyarakat,” kata Anne.

Perkembangan Access by KAI juga terlihat dari tren register tahunan sejak 2017. Realisasi register tercatat 314.090 user pada 2017, naik menjadi 942.303 user pada 2018, kemudian 2.208.918 user pada 2019. Pada masa pandemi, register tercatat 1.343.612 user pada 2020 dan 1.394.726 user pada 2021.

Setelah mobilitas masyarakat kembali pulih, register Access by KAI meningkat menjadi 3.827.232 user pada 2022, 5.364.687 user pada 2023, 5.823.723 user pada 2024, dan 6.075.626 user pada 2025. Jika dibandingkan dengan 2017, register tahunan Access by KAI pada 2025 telah meningkat sekitar 19 kali lipat. Sementara itu, register Januari–Mei 2026 sudah mencapai sekitar 42,40 persen dari total register sepanjang 2025.

Dari sisi transaksi, Access by KAI juga menjadi kanal utama pelanggan. Sepanjang 2025, Access by KAI mencatat 29.703.422 transaksi penjualan tiket KA Utama dan KA Lokal yang dikelola KAI. Jumlah tersebut setara 73,44 persen dari total 40.445.276 transaksi penjualan melalui seluruh kanal. Dari sisi volume, Access by KAI melayani 42.952.314 pelanggan atau 70,71 persen dari total 60.740.043 pelanggan melalui seluruh kanal.

Dominasi Access by KAI terlihat jelas jika dibandingkan dengan kanal penjualan lain pada KA Utama dan KA Lokal sepanjang 2025. Dari sisi transaksi, Access by KAI mencatat 29.703.422 transaksi atau 73,44 persen, disusul kanal B2B 7.191.165 transaksi atau 17,78 persen, loket 3.091.399 transaksi atau 7,64 persen, web KAI 347.315 transaksi atau 0,86 persen, vending machine 106.950 transaksi atau 0,26 persen, dan Contact Center 121 5.025 transaksi atau 0,01 persen.

Dari sisi volume pelanggan KA Utama dan KA Lokal sepanjang 2025, Access by KAI melayani 42.952.314 pelanggan atau 70,71 persen. Kanal B2B melayani 11.531.673 pelanggan atau 18,99 persen, loket 5.424.570 pelanggan atau 8,93 persen, web KAI 593.961 pelanggan atau 0,98 persen, vending machine 226.196 pelanggan atau 0,37 persen, dan Contact Center 121 11.329 pelanggan atau 0,02 persen.

Pada segmen KA Utama atau kereta api antarkota, Access by KAI juga menjadi kanal terbesar. Sepanjang 2025, Access by KAI mencatat 26.483.379 transaksi atau 72,47 persen dari total 36.544.198 transaksi KA Utama. Dari sisi volume, Access by KAI melayani 37.726.803 pelanggan atau 69,88 persen dari total 53.984.284 pelanggan KA Utama.

Access by KAI kini berkembang sebagai ekosistem digital yang menghubungkan berbagai kebutuhan perjalanan. Pelanggan dapat melakukan pemesanan tiket, memilih tempat duduk, mengelola pemesanan, melakukan ubah jadwal, pembatalan, transfer tiket, mencetak e-boarding pass, mengecek tiket dari kanal eksternal, serta memperoleh informasi perjalanan dalam satu aplikasi.

Pengembangan fitur juga diarahkan untuk mendukung pengalaman perjalanan yang lebih lengkap. Access by KAI menghadirkan layanan seperti Connecting Train untuk membantu pelanggan mencari perjalanan persambungan, Trip Planner untuk menyusun rencana perjalanan, Railfood untuk pemesanan makanan, Railpoin untuk loyalti pelanggan, e-Porter untuk bantuan barang di stasiun, Female Seat Map untuk membantu penumpang perempuan memilih tempat duduk, serta integrasi layanan transportasi lanjutan menuju dan dari stasiun.

Menjelang periode liburan, peran Access by KAI semakin penting karena pelanggan membutuhkan perjalanan yang lebih terencana. Melalui aplikasi ini, pelanggan dapat mengecek jadwal, mengatur waktu keberangkatan, memantau tiket yang tersedia, mengelola pemesanan, dan mengakses layanan pendukung sejak tahap perencanaan. Dengan begitu, pengalaman perjalanan dapat disiapkan lebih awal melalui satu ekosistem digital.

Masukan pelanggan yang masuk melalui kanal digital, Contact Center 121, media sosial, petugas stasiun, dan petugas di atas kereta api juga menjadi bahan pengembangan layanan di luar aplikasi. KAI terus memperkuat kenyamanan sarana melalui Kereta New Generation, menghadirkan Kereta Ekonomi Kerakyatan untuk akses perjalanan yang lebih terjangkau, serta menyediakan Kereta Petani-Pedagang untuk mendukung kebutuhan pelanggan produktif seperti petani, pedagang pasar, pelaku UMKM, dan pelanggan harian.

“Pengembangan digital dan pengembangan layanan fisik punya arah yang sama, yaitu membaca kebutuhan pelanggan. Access by KAI membantu KAI memahami pola perjalanan, sementara masukan langsung dari pelanggan membantu kami memperbaiki pengalaman di stasiun dan di atas kereta api,” ujar Anne.

KAI mengimbau pelanggan untuk menggunakan Access by KAI sebagai kanal resmi dalam merencanakan perjalanan, mengecek informasi jadwal, mengelola tiket, memperbarui data perjalanan, dan memanfaatkan layanan pendukung. Pelanggan juga dapat menyampaikan masukan melalui Contact Center 121, WhatsApp KAI121, media sosial resmi KAI, serta kanal layanan pelanggan lainnya.

“Budaya mendengar adalah proses kerja yang terus berjalan. Selama pelanggan memberi masukan, KAI akan terus membaca data, memperbaiki layanan, dan memperkuat Access by KAI sebagai ekosistem digital perjalanan yang semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat,” tutup Anne.

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Di Balik "Emas Hijau": Dilema Etika Chosen Foods
• 12 jam lalukumparan.com
thumb
Ibu di Sultra Aniaya Pria yang Setubuhi Anaknya: Hakim Maafkan-Tak Jatuhi Pidana
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
Kronologi Penangkapan Roy Suryo Terkait Kasus Ijazah Jokowi
• 3 jam lalukompas.com
thumb
Menteri PKP Targetkan Lonjakan Bedah Rumah BSPS Jakarta Jadi 10.000 Unit
• 1 jam lalukatadata.co.id
thumb
Pesan Jokowi ke Roy Suryo dan dr Tifa: Sampai Nanti di Sidang Pengadilan
• 2 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.