Massa Demo Pendukung MBG: Kalau Ada yang Salah Diperbaiki, Baru Setahun

kompas.com
2 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Sejumlah massa yang menggelar aksi di Patung Kuda, Jakarta Pusat Jumat (19/6/2026) mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto tetap dijalankan.

Salah satu peserta aksi Iin (42) berharap program MBG tetap berjalan meski ada sejumlah kelompok mahasiswa yang meminta program tersebut dihentikan.

“Saya berharap agar tetap berjalan. Kalau ada yang salah ya perbaiki. Toh ini kan baru setahun ya,” kata Iin saat berbincang dengan Kompas.com, Jumat.

Baca juga: Alasan Massa Petani Dukung MBG: Klaim Hasil Panen Terserap, Harga Stabil

Menurut dia, manfaat program MBG dirasakan langsung oleh anak-anak yang menjadi penerima manfaat.

“Yang saya lihat manfaatnya langsung ke anak. Kalau anak makan bergizi, dia lebih semangat belajar dan saya juga tidak terlalu khawatir soal bekalnya setiap hari sudah waktunya makan, makanan ada,” ucap Iin.

Peserta aksi lainnnya, Ratna (44) mengaku sejak kehadiran MBG dirinya tidak perlu memberikan uang jajan sebanyak sebelumnya, kepada anaknya yang duduk di bangku sekolah dasar.

“Karena saya punya anak SD, sejak ada MBG jadi uang jajannya bisa dikurangi. Karena tidak usah jajan lagi kan,” kata Ratna.

Ratna mengatakan sebelum program MBG berjalan, ia biasanya memberikan uang sebesar Rp 15.000 per hari kepada anaknya.

Kini, ia cukup memberikan Rp 10.000.

Baca juga: Demo Dukung MBG di Patung Kuda Selesai, Jalan Medan Merdeka Selatan Kembali Dibuka

Bagi Ratna uang tersebut cukup untuk anaknya bersekolah karena jarak antara rumah dengan sekolah sang anak hanya berjarak lima kilometer di sekitaran wilayah Jakarta Timur.

Belum lagi putri semata wayangnya itu diantar jemput olehnya setiap hari.

“Itu buat jajan saja soalnya biasa diantar pulang sama berangkatnya sama bapaknya,” kata Ratna.

Sementara itu, peserta aksi lainnya, Aisyah Prameswari, menilai program MBG membantu keluarga yang kesulitan menyediakan makanan bergizi setiap hari untuk anak-anak mereka.

“Tidak semua orangtua punya kemampuan yang sama untuk menyediakan makanan bergizi setiap hari. Ya bagus-bagus saja ini karena membantu anak-anak mendapatkan gizi yang cukup,” kata Aisyah.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Ia menambahkan, program tersebut juga membantu mengurangi beban pengeluaran rumah tangga di tengah harga kebutuhan pokok yang terus melambung tinggi.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Didit Prabowo Sungkem dan Cium Tangan Jokowi usai Pertemuan Tertutup 30 Menit
• 14 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Toy Story 5 Geser Colony dari Puncak Box Office Indonesia, 221 Ribu Penonton Diraih dalam 2 Hari
• 3 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Iran Belum Putuskan Kehadiran Delegasi dalam Perundingan dengan AS di Swiss
• 5 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Mantan Kepala Gudang Cimory Dituntut 10 Bulan Penjara, Pasutri Pengubah Tanggal Kedaluwarsa Dituntut 1 Tahun
• 23 jam lalurealita.co
thumb
Komisi IX Bela BGN Setop MBG Saat Libur Sekolah: Semua Mitra Harus Ikuti
• 1 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.