HARIAN.FAJAR.CO.ID, PADANG – M Rahmat akhirnya menentukan pelabuhan barunya setelah berpisah dengan Bali United. Bukan kembali ke PSM Makassar, tim yang telah membesarkan namanya. Pemain berjuluk The Flash itu justru resmi bergabung dengan Semen Padang untuk kompetisi 2026/2027.
Kepastian tersebut diumumkan langsung oleh manajemen Semen Padang melalui akun Instagram resmi klub pada Jumat (19/6/2026).
“Satu nama lagi untuk memperkuat perjuangan. @m_rahmat.11 resmi bergabung dengan Semen Padang FC,” tulis manajemen Semen Padang melalui akun @semenpadangfcid.
“Pengalaman yang telah ditempa selama bertahun-tahun kini siap menjadi bagian dari perjalanan Kabau Sirah musim ini,” lanjut pernyataan klub.
Kehadiran M Rahmat menjadi tambahan penting bagi skuad Kabau Sirah. Meski usianya telah menginjak 38 tahun, eks pemain Timnas Indonesia itu masih dikenal sebagai sosok yang mampu memberikan dampak besar di lapangan.
Selama membela Bali United, Rahmat kerap berperan sebagai supersub. Masuk dari bangku cadangan, ia beberapa kali menjadi pembeda dan membantu tim meraih kemenangan pada momen-momen krusial.
Mengapa Dibutuhkan Semen Padang?Rekrutmen M Rahmat menunjukkan bahwa Semen Padang tidak hanya mencari pemain dengan kualitas teknis, tetapi juga sosok berpengalaman yang mampu menjadi pemimpin di ruang ganti.
M Rahmat memiliki segudang pengalaman di kompetisi kasta tertinggi Indonesia. Karier panjangnya bersama PSM Makassar dan Bali United membuatnya memahami tekanan dalam persaingan kompetitif. Inilah sesuatu yang sangat dibutuhkan oleh tim yang tengah membangun kekuatan untuk menghadapi musim baru.
Selain itu, kemampuan bermain di beberapa posisi lini depan menjadi nilai tambah. M Rahmat bisa dimainkan sebagai penyerang sayap maupun striker pendamping. Kecepatan, pergerakan tanpa bola, serta insting mencetak gol yang masih terjaga membuatnya tetap berpotensi menjadi senjata bagi Kabau Sirah.
Faktor lain yang tak kalah penting adalah mental juara yang dimilikinya. M Rahmat pernah merasakan gelar bersama Bali United dan menjadi bagian dari skuad PSM Makassar yang menjuarai Piala Indonesia. Pengalaman tersebut diharapkan dapat menularkan mentalitas pemenang kepada para pemain muda Semen Padang.
Dengan kombinasi pengalaman, kepemimpinan, dan fleksibilitas bermain, M Rahmat berpotensi menjadi salah satu figur penting dalam upaya Semen Padang mencapai target musim ini.
Reaksi Suporter Kabau SirahKedatangan M Rahmat mendapat sambutan positif dari suporter Semen Padang. Meski sebagian menyadari usianya yang tidak lagi muda, mayoritas optimistis mantan pemain Bali United tersebut masih mampu memberikan kontribusi signifikan.
Akun @abineina menilai usia bukan penghalang bagi Rahmat untuk tetap tampil kompetitif. “Usia 38 ok masi worth it 1 musim semoga gacorrr.”
Sementara itu, akun @muhammad8510799 menyampaikan ucapan selamat datang kepada pemain asal Takalar tersebut. “Welcome to Semen Padang FC abangku.”
Dukungan juga datang dari akun @riski_nasution23 yang meyakini kualitas Rahmat belum luntur meski telah memasuki usia senior sebagai pesepak bola. “Umur hanya lah sebuah angka,, pemain bagus ini.”
Di sisi lain, akun @berlysuryadharma mengingat kiprah Rahmat saat masih berseragam Bali United yang kerap merepotkan Semen Padang. “Ko rajin cetak goal ka gawang Semen waktu di Bali United.”
Komentar-komentar tersebut menunjukkan antusiasme suporter terhadap kehadiran pemain yang memiliki pengalaman panjang di sepak bola Indonesia tersebut.
Siapa The Flash?M Rahmat dikenal sebagai pemain yang mengandalkan kecepatan dan agresivitas di lini depan. Karakteristik itulah yang membuatnya mendapat julukan The Flash.
Sebelum bergabung dengan Semen Padang, Rahmat mengakhiri kebersamaannya dengan Bali United setelah enam musim membela Serdadu Tridatu.
“Terima kasih untuk perjuangan dan prestasi yang terukir bersama musim 2021/22 dan semoga perjalanan karier berikutnya dimudahkan dan menuju kesuksesan,” ujar Chief Executive Officer (CEO) Bali United, Yabes Tanuri, saat mengumumkan perpisahan dengan sang pemain.
M Rahmat bergabung dengan Bali United pada 2020 setelah didatangkan dari PSM Makassar. Bersama klub asal Pulau Dewata tersebut, ia menjadi salah satu bagian penting dalam keberhasilan Bali United meraih gelar juara Liga 1 secara beruntun.
Selama memperkuat Bali United, M Rahmat mencatatkan 47 gol dan 10 assist dari 127 penampilan di berbagai kompetisi.
“Terima kasih untuk Bali United yaitu Pak Pieter, Pak Yabes, Pak Michael, teman-teman ofisial dan pemain serta para suporter yang selalu mendapat tempat di hati saya dan saya izin pamit,” kata Rahmat saat berpamitan.
Karier profesional M Rahmat dimulai dari akademi PSM Makassar sebelum promosi ke tim senior pada 2007. Ia kemudian berkembang menjadi salah satu ikon Juku Eja dan turut mengantarkan klub tersebut menjuarai Piala Indonesia 2018/2019.
Selama sekitar satu dekade memperkuat PSM Makassar, Rahmat mencatatkan 181 penampilan dengan torehan 37 gol. Ketajamannya di lini depan membuatnya menjadi salah satu andalan tim. Kerap dipasangkan dengan sejumlah striker asing dalam berbagai kompetisi. (*)





