Ditopang Fundamental dan Reformasi Pasar Modal, RI Dinilai Tetap Jadi Buruan Investasi Dunia

metrotvnews.com
9 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Morgan Stanley Capital International (MSCI) merilis Global Market Accessibility Review 2026 yang mencatat sejumlah perhatian terhadap pasar modal Indonesia, khususnya pada aspek information flow atau arus informasi pasar. Meski demikian, Indonesia tetap bertahan dalam klasifikasi Emerging Market.

Global Chief Economist Juwai IQI Shan Saeed mengatakan perhatian MSCI terhadap pasar modal Indonesia dapat menjadi katalis positif untuk memperkuat daya saing pasar keuangan nasional.

"Sejarah menunjukkan pasar modal yang sukses dibangun melalui proses perbaikan berkelanjutan. Korea Selatan dan India memperkuat daya saing pasar mereka melalui modernisasi regulasi, peningkatan tata kelola, dan transparansi yang lebih baik. Indonesia memiliki kesempatan yang sama untuk melakukan hal tersebut," kata Shan dalam keterangan tertulis, Jumat, 19 Juni 2026.

Shan menilai prospek ekonomi Indonesia masih menjanjikan. Menurut dia, kombinasi pertumbuhan ekonomi yang kuat, struktur demografi produktif, disiplin fiskal, kekayaan sumber daya alam, serta keberlanjutan agenda reformasi menjadi modal utama untuk menjaga momentum pertumbuhan.

"Di tengah ekonomi global yang semakin terfragmentasi, negara yang memiliki kombinasi skala, stabilitas, demografi, sumber daya alam, dan momentum reformasi semakin langka. Indonesia tetap menjadi salah satu di antaranya," papar dia.

Ia menegaskan kekuatan fundamental ekonomi masih terjaga dan menjadikan Indonesia sebagai salah satu negara dengan prospek pertumbuhan paling menarik di kawasan.

"Ekonomi besar tidak ditentukan oleh seberapa besar sorotan yang mereka hadapi, tetapi oleh kemampuan mereka mengubah sorotan tersebut menjadi reformasi, reformasi menjadi kepercayaan, dan kepercayaan menjadi pembentukan modal jangka panjang. Trajektori Indonesia menunjukkan negara ini sedang melakukan hal tersebut," papar dia.
  Baca juga: Tanggapi MSCI, OJK Pastikan Transparansi Pasar Modal RI

(Ilustrasi. Foto: Medcom.id)
  Didukung capaian pertumbuhan ekonomi
Optimisme tersebut turut didukung capaian pertumbuhan ekonomi Indonesia yang mencapai 5,61 persen pada kuartal I-2026. Capaian itu menempatkan Indonesia sebagai salah satu negara dengan pertumbuhan ekonomi tercepat di kawasan ASEAN maupun kelompok G20.

Di tengah perlambatan ekonomi global, ketika banyak negara maju hanya mencatatkan pertumbuhan sekitar satu hingga dua persen, Indonesia masih mampu mempertahankan ekspansi ekonomi di atas level lima persen.

Shan menjelaskan ketahanan ekonomi nasional ditopang konsumsi domestik yang tetap kuat, arus investasi yang terus mengalir, serta kebijakan makroekonomi yang dinilai kredibel. Konsumsi rumah tangga, yang berkontribusi lebih dari separuh Produk Domestik Bruto (PDB), tumbuh 5,52 persen. Sementara itu, realisasi investasi pada kuartal I-2026 tercatat mencapai Rp498,8 triliun.

Selain itu, posisi cadangan devisa Indonesia mencapai USD146 miliar hingga akhir Mei 2026. Rasio utang pemerintah juga masih terjaga di bawah 40 persen terhadap PDB. Kondisi tersebut dinilai memberi ruang yang cukup bagi pemerintah untuk menjaga stabilitas ekonomi di tengah ketidakpastian global.

"Investor global mencari tiga hal, yaitu pertumbuhan, stabilitas, dan skala. Indonesia menawarkan ketiganya. Pertumbuhan ekonomi tetap di atas 5 persen, stabilitas makroekonomi terjaga, dan pasar domestik berpenduduk sekitar 285 juta jiwa memberikan skala yang sulit ditandingi banyak negara berkembang lainnya," tutup Shan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Penampakan Massa Mahasiswa Padati Kawasan DPR Demo Teriak Tuntutan Ini
• 7 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Terminologi "Ablasi" Hadir di Berbagai Disiplin Ilmu
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Euforia Piala Dunia 2026 Menjangkiti Penggemar Sepak Bola di Surabaya, Warga Berburu Hal Ini untuk Dibeli
• 16 jam lalugrid.id
thumb
KPK Kembali Periksa Silmy Karim: Pendalaman Bukti-bukti
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Jamaah Haji Bersyukur Ibadah di Madinah Lancar, Ada yang Tiga Kali Masuk Raudhah
• 2 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.