Harga CPO Menguat, Pasar Antisipasi Dampak Mandat B50 Indonesia

idxchannel.com
2 jam lalu
Cover Berita

Harga minyak sawit mentah (CPO) menguat pada Jumat (19/6/2026), didukung ekspektasi bahwa rencana penerapan mandat biodiesel B50 di Indonesia.

Harga CPO Menguat, Pasar Antisipasi Dampak Mandat B50 Indonesia. (Foto: Magnific)

IDXChannel - Harga minyak sawit mentah (CPO) menguat pada Jumat (19/6/2026), didukung ekspektasi bahwa rencana penerapan mandat biodiesel B50 di Indonesia akan meningkatkan konsumsi domestik serta memperketat pasokan global.

Indonesia, sebagai produsen minyak sawit terbesar dunia, bersiap menerapkan kebijakan biodiesel B50, campuran 50 persen biodiesel berbasis minyak sawit dan 50 persen solar konvensional, mulai 1 Juli.

Baca Juga:
Merdeka Copper (MDKA) Siapkan Tiga Direktur Baru, Ini Profilnya

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan pada Kamis, uji coba bahan bakar tersebut menunjukkan hasil positif.

Kontrak minyak sawit acuan untuk pengiriman September di Bursa Malaysia Derivatives naik 1,73 persen menjadi 4.652 ringgit Malaysia per ton pada 15.21 WIB. Harga CPO tersebut telah mencatat kenaikan 3,87 persen sepanjang pekan ini.

Baca Juga:
Colorpak (CLPI) Bagikan Dividen Rp52,2 Miliar, Siap Dibayarkan 20 Juli 2026

Pasar komoditas di Dalian dan Chicago ditutup karena hari libur nasional.

“Kontrak berjangka diperdagangkan menguat tajam hari ini karena optimisme atas konfirmasi penerapan mandat biodiesel B50 Indonesia, ekspektasi rilis resmi alokasi B50 dalam waktu dekat, serta kemungkinan harga gas oil mulai menemukan titik terendah setelah mengalami penurunan tajam dalam beberapa waktu terakhir,” ujar Kepala Riset Sunvin Group, broker minyak nabati berbasis di Mumbai, Anilkumar Bagani, dikutip Reuters.

Baca Juga:
Baramulti (BSSR) Tetapkan Kurs Acuan Dividen, Cek Nominalnya

Di sisi lain, harga minyak mentah melemah pada Jumat setelah prospek tambahan pasokan membaik menyusul mulai bergeraknya kapal tanker melalui Selat Hormuz yang kembali dibuka setelah kesepakatan damai Amerika Serikat (AS)-Iran.

Penurunan harga minyak mentah berjangka membuat minyak sawit menjadi opsi bahan baku biodiesel yang kurang menarik.

Dewan Minyak Sawit Malaysia (MPOC) memperkirakan harga minyak sawit mentah Malaysia bergerak di kisaran 4.400 ringgit hingga 4.650 ringgit per ton pada Juli.

Sementara itu, ringgit, mata uang perdagangan minyak sawit, melemah 0,51 persen terhadap dolar AS, sehingga membuat komoditas tersebut lebih murah bagi pembeli yang menggunakan mata uang asing. (Aldo Fernando)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Travel Umrah Bermasalah Masih Marak, 72 Aduan Kasus Masuk ke Kemenhaj
• 8 jam lalubisnis.com
thumb
BGN Hentikan MBG Saat Libur Sekolah, Klaim Hemat Rp3 Triliun! 76 Sekolah Bakal Dicoret dari Penerima
• 22 jam lalukompas.tv
thumb
Sony Sonjaya Ungkap Ada 41 Nama Minta Jatah SPPG
• 19 jam laluliputan6.com
thumb
Megawati Bela Mahasiswa yang Demo Perbaikan Ekonomi, Kritik Pengamanan Aparat!
• 2 jam lalukompas.tv
thumb
Dasco Akan Koordinasi dengan Kemensetneg soal Nasib Pegawai Hotel Sultan
• 21 jam lalukatadata.co.id
Berhasil disimpan.