Panen Hujatan, Pria yang Pakai Kebaya di Kirab Malam 1 Suro Mangkunegaran Kini Minta Maaf

grid.id
3 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID - Baru-baru ini, viral soal pria yang mengenakan kebaya di acara Kirab Malam 1 Suro di Solo, Jawa Tengah. Pria itupun akhirnya mengungkap permohonan maaf.

Kabar ini sempat mengejutkan publik. Pasalnya, aturan mengenai pakaian yang dikenakan saat kirab Malam 1 Suro tersebut dinilai sangat ketat dan harus mengikuti pakem.

Namun, publik sontak terkejut saat mengetahui ada seorang pria yang justru mengenakan kebaya di acara tersebut. Padahal, kebaya merupakan pakaian yang hanya dipakai oleh perempuan.

Belakangan, diketahui pria tersebut bernama Rahadian. Dirinya mengikuti acara kirab malam 1 Suro bersama teman-temannya.

Dikutip dari TribunSolo pada Jumat (19/6/2026), hal itu terungkap ke publik usai seorang warganet mengunggahnya ke aplikasi Thread. Dalam unggahan itu, ia mempertanyakan mengapa ada pria yang mengenakan kebaya.

"Maaf kak, itu temannya cowok kok pakai kebaya?" tanya akun @diandrapriscilla.

Sedangkan, akun @paola.serena yang memiliki foto tersebut pun menjawab bahwa hal itu sudah mendapatkan izin. Tak hanya itu, sang pria yang mengenakan kebaya itu pun ikut berkomentar.

"Karena yang punya acara mengizinkan," jawab akun @paola.serena.

"Karena pakaian tidak punya jenis kelamin, kawan" jawab Rahadian.

Sedangkan, pihak Mangkunegaran sendiri pun akhirnya buka suara. Pihaknya mengungkap bahwa tidak pernah memberikan izin untuk pria mengenakan kebaya.

Pengageng Kawedanan Panti Budaya GRAj Ancillasura Marina Sudjiwo juga mengungkap bahwa tidak pernah ada dispensai untuk aturan ini. Ia juga mengungkap bahwa tidak ada perlakuan khusus pada siapapun.

 

"Mangkunegaran telah mengeluarkan panduan ageman untuk ritual adat 1 Sura, panitia penyelenggara 1 Sura Be 1960 tidak pernah memberikan izin, dispensasi, ataupun perlakuan khusus kepada pihak mana pun," jelas Pengageng Kawedanan Panti Budaya GRAj Ancillasura Marina Sudjiwo.

Sedangkan, baru-baru ini, Rahadian pun akhirnya buka suara. Dirinya meminta maaf atas apa yang sudah ia lakukan.

Unggahan itu pun diketahui melalui akun Instagram @rumormedia.id. Rahadian meminta maaf karena dirinya telah melakukan kesalahan tersebut pada acara Kirab malam 1 Suro.

"Saya Rahadian Marga Saputra, saya mengakui sepenuhnya kesalahan saya dalam mengenakan busana wanita pada acara sakral Mangkunegaran beberapa waktu lalu. Keputusan tersebut saya ambil dengan kesadaran dan kehendak saya sendiri oleh karena itu tanggung jawab atas tindakan tersebut sepenuhnya berada pada saya," ujarnya.

Dirinya juga mengakui bahwa hal itu terjadi lantaran ia kurang memiliki pemahaman tentang budaya. Rahadian juga meminta maaf pada orang-orang yang yang dibuat kecewa olehnya lantaran kejadian tersebut.

"Saya menyadari tindakan saya tersebut menunjukkan kurangnya pemahaman dan penghormatan terhadap nilai adat dan budaya," sambungnya.

"Saya memohon maaf yang sebesar-besarnya pada keluarga Mangkunegaran, para budayawan, masyarakat Jawa dan masyarakat Indonesia yang merasa kecewa dan tersinggung terhadap tindakan saya," sambungnya.

Dirinya juga mengaku telah melakukan refleksi diri dan menyadari apa yang ia perbuat tidak bisa dibenarkan. Ia lantas mengaku hal ini akan dijadikan sebagai pelajaran.

"Beberapa waktu terakhir ini saya meluangkan waktu untuk refleksi diri mendengarkan masukan dan memahami perspektif yang diberikan dari masyarakat. Kritik dan saran yang diberikan akan saya jadikan pelajaran untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan saya juga berjanji untuk tidak melakukan dan mengulangi hal ini lagi," sambungnya.

Tak hanya itu, Rahadian mengucap rasa terima kasihnya karena sudah diingatkan bahwa dirinya melakukan kesalahan. Ia juga menganggap hal ini sebagai pembelajaran baginya.

"Sekali lagi saya mohon maaf kepada seluruh keluarga besar Mangkunegaran dan seluruh masyarakat yang berdampak atas tindakan saya ini dan juga saya ingin berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah mengingatkan dan memberikan saya kesempatan untuk belajar dari kesalahan ini," ungkapnya. (*)

 

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
PHK 133 Pekerja Garmen, Wamenaker Datangi Langsung PT Amos Indah
• 8 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Bupati Lamandau Dorong Pemuda Ambil Peran Kembangkan Pariwisata dan Budaya Daerah
• 1 jam lalupantau.com
thumb
Self-Publishing: Cerita Saya Menerbitkan Buku Sendiri
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
Bobby Pastikan Driver Ojol di Sumut Bisa Berobat Gratis, Hanya Pakai KTP
• 19 menit lalubisnis.com
thumb
Wanita di Bandung Disekap-Dianiaya, Penjaga Kos Sempat Diancam Terduga Pelaku
• 18 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.