REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pelatih tim nasional Indonesia John Herdman deg-degan gemetar menjelang pertemuan pertamanya dengan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di kediamannya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jumat (19/6/2026).
"Ya, tentu saja saya gemetar," kata Herdman saat memberikan keterangan kepada wartawan sebelum menemui Presiden.
Baca Juga
Mensesneg: Presiden Prabowo Panggil Menpora dan Pelatih Timnas ke Hambalang
Ranking FIFA Terbaru Timnas Indonesia Usai Kalahkan Oman dan Mozambik, Naik Empat Strip
Momen Kemenangan Timnas Indonesia atas Mozambik di SUGBK
Ketegangan tersebut tidak bisa dia sembunyikan meskipun Herdman sudah memiliki segudang pengalaman di kancah sepak bola internasional. Kendati gugup, pelatih berusia 50 tahun asal Inggris itu menegaskan kesempatan emas untuk bertatap muka langsung dengan orang nomor satu di Indonesia ini adalah momen yang luar biasa.
"Ya sangat antusias, suatu kehormatan buat saya," tutur Herdman.
.rec-desc {padding: 7px !important;}
Kesempatan berdialog langsung dengan kepala negara ini juga diakui oleh mantan pelatih timnas Kanada itu sebagai pengalaman perdana yang sangat ia hargai sejak menukangi skuad Garuda.
"Ya, ini adalah kehormatan," ucap Herdman.
Herdman juga menaruh harapan besar agar momentum ini menjadi pelecut semangat. Ia menilai kehadiran dan komitmen moral dari kepala negara adalah hal utama yang sangat dibutuhkan oleh tim asuhannya saat ini.
"Saya pikir selalu Presiden, keinginannya, semangatnya, dan juga dukungannya," ujar Herdman saat ditanya mengenai bentuk dukungan yang ia harapkan dari presiden.
Pelatih yang telah membawa Indonesia melalui dua kemenangan itu menekankan bahwa pengaruh psikologis dari pemimpin negara akan menjadi fondasi mental yang kuat bagi para pemain Merah Putih.
"Saya pikir kepemimpinannya dan passion-nya untuk Indonesia adalah penting bagi para pemain kita untuk mengetahui bahwa kita memiliki pemimpin kita di belakang kita," kata Herdman.
Suntikan motivasi dan kepemimpinan yang kuat dari pemerintah diharapkan memuluskan langkah besar jangka panjang yang tengah dirancang oleh tim pelatih demi mencetak sejarah baru bagi sepak bola tanah air.
"Kami berharap dapat membawa tim ini ke Piala Dunia pada tahun 2030," tutur Herdman.
Guna mewujudkan impian menembus putaran final turnamen paling bergengsi di dunia itu, Herdman mengajak seluruh pencinta sepak bola di tanah air untuk merapatkan barisan dalam memberikan suntikan energi positif bagi skuad Garuda.
"Kami akan membutuhkan dukungan dari semua orang," kata Herdman.