JAKARTA, KOMPAS.TV - Pegiat media sosial Ade Armando menyatakan mendukung sikap kritis mahasiswa terhadap pemerintah. Namun menurutnya, kritik harus disertai argumentasi yang kuat dan dapat dipertanggungjawabkan.
Ade menegaskan mahasiswa memiliki posisi penting di masyarakat karena memperoleh kesempatan mengenyam pendidikan tinggi dan menguasai ilmu pengetahuan yang seharusnya digunakan untuk kepentingan publik.
Menurut Ade, mahasiswa berhak mengkritik pemerintah apabila kebijakan yang diambil dinilai keliru.
Namun Ade menilai sejumlah tuntutan mahasiswa kerap disampaikan tanpa penjelasan yang utuh. Salah satunya terkait tuntutan penurunan harga BBM.
Ade kemudian menyinggung kritik terhadap program Makan Bergizi Gratis atau MBG. Meski mengaku sebagai pengkritik program tersebut, ia mempertanyakan tuntutan penghentian total MBG.
Pernyataan itu ditanggapi Ketua Serikat Mahasiswa UGM, Mesa. Menurutnya, persoalan utama bukan pada tujuan program, melainkan pada prioritas penggunaan anggaran negara.
Mesa menilai anggaran MBG dapat dialihkan untuk program lain yang lebih mendesak dan berdampak luas bagi masyarakat.
Selain pendidikan, Mesa menilai anggaran tersebut juga dapat digunakan untuk memperkuat subsidi dan program-program yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.
Bagaimana menurut Anda?
Selengkapnya saksikan di sini: https://youtu.be/2-1bsPxJ2Sc
#mahasiswa #ugm #ricuh
Penulis : Elisabeth-Widya-Suharini
Sumber : Kompas TV
- ugm
- mahasiswa
- ricuh
- aksi
- ade armando
- budiman sudjatmiko





