PYONGYANG, KOMPAS.TV - Adik Kim Jong-un, Kim Yo-jong murka G7 serukan denuklirisasi sepenuhnya Korea Utara.
Bahkan ia menegaskan siapa yang mengganggu kepentingan nuklir Korea Utara mengundang bencana.
Pernyataan Kim Yo-jong itu dilaporkan oleh Kantor Berita Korea Utara, KCNA.
Baca Juga: JD Vance Kesal Israel Tentang MoU AS-Iran: Hanya Trump Pemimpin Dunia yang Bersimpati kepada Israel
“Siapa pun yang mencoba menyakiti inti kepentingan negara senjata nuklir, telah mengundang bencana,” ucapnya dilansir dari surat kabar Korea Selatan, Hankyoreh, Jumat (19/6/2026).
“Saya menyatakan ketidakpuasan dan penyesalan yang mendalam atas penyalahgunaan wewenang G7, yang merupakan pelanggaran langsung terhadap konstitusi negara kita, dan dengan tegas mengecam serta menolaknya dengan nada yang paling jelas,” tambahnya.
Kim Yo-jong menegaskan akses Korea Utara terhadap senjata nulir adalah kepentingan inti yang harus dijaga tanpa gagal.
“Denuklirisasi adalah garis tanpa mundur yang tidak boleh dilanggar,” tuturnya.
Setelah KTT di Evian, Prancis, Rabu (17/6/2026), negara anggota G7 mengeluarkan pernyataan yang menyatakan keprihatinan mendalam tentang program nuklir dan rudal balistik Korea Utara.
Mereka juga menegaskan kembali komitmen mereka terhadap denuklirisasi total Korea Utara sesuai dengan resolusi Dewan Keamanan PBB.
Penulis : Haryo Jati Editor : Deni-Muliya
Sumber : Hankyoreh
- kim yo-jong
- kim jong-un
- g7
- denuklirisasi
- korea utara





