Psikologi di Balik Drakor Teach You a Lesson: Kenapa Kita Puas Lihat Pelaku Dihukum Tegas?

kompas.com
6 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Dalam waktu kurang dari sepekan sejak penayangan perdananya, drama Korea terbaru Netflix, Teach You a Lesson, langsung menduduki puncak tangga lagu global kategori non-bahasa Inggris untuk periode 1–7 Juni 2026.

Pencapaian itu menjadikannya salah satu serial Korea paling diperbincangkan sepanjang pertengahan 2026.

Teach You a Lesson merupakan serial aksi berlatar dunia pendidikan yang ditulis oleh Lee Nam-kyu, Kim Da-hee, dan Moon Jong-ho, serta disutradarai oleh Hong Jong-chan.

Serial ini dibintangi Kim Mu-yeol, Lee Sung-min, Jin Ki-joo, dan Pyo Ji-hoon, dan resmi tayang di Netflix pada 5 Juni 2026.

Baca juga: Sukses Jadi Serial Populer Netflix, Teach You a Lesson Tuai Pro Kontra di Korea Selatan

Diadaptasi dari webtoon populer Naver berjudul Get Schooled karya Chae Yong-taek dan Han Ga-ram, serial ini mengisahkan tentang Biro Perlindungan Hak Pendidikan (BPHP) yang diberi wewenang oleh pemerintah untuk menggunakan intervensi fisik dan metode tidak konvensional demi mendisiplinkan siswa bermasalah serta mereformasi sistem pendidikan.

Tokoh utama Na Hwa-jin yang diperankan Kim Mu-yeol adalah mantan kapten pasukan khusus yang kini menjabat inspektur BPHP, berpadu dengan Im Han-rim yang liar namun terlatih dan Bong Geun-dae yang canggung secara sosial tetepi berbakat secara teknis.

Layaknya drama Taxi Driver (2021), setiap episode menghadirkan kasus baru seputar perundungan, korupsi, kejahatan remaja, hingga peredaran narkoba di lingkungan sekolah.

Di balik sajian aksi yang intens, Teach You a Lesson menempatkan dirinya sebagai cermin keras realitas pendidikan Korea Selatan, di mana kasus perundungan, penyalahgunaan kekuasaan, hingga kegagalan sistem perlindungan siswa kerap menjadi isu yang berulang.

Fenomena globalnya pun tak terhindarkan.

Baca juga: Drakor Teach You A Lesson tentang Apa dan Berapa Episode?

Serial ini dalam waktu singkat mendominasi tangga konten non-bahasa Inggris Netflix secara global, bahkan viral di China bertepatan dengan musim ujian nasional gaokao.

Tak hanya alurnya yang memikat, kehadiran hukuman tegas yang dijatuhkan kepada para pelaku perundungan dalam drama ini turut menyita perhatian banyak penonton yang mengaku merasa puas, bahkan lega, setiap kali adegan tersebut muncul di layar.

Reaksi semacam itu ternyata bisa dijelaskan secara ilmiah.

Psikolog klinis Virginia Hanny dari Personal Growth menyebut bahwa respons kepuasan saat melihat pelaku jahat mendapat konsekuensi merupakan sesuatu yang sangat wajar dalam diri manusia.

Baca juga: Berlabel Fiksi, Teach You A Lesson Justru Disebut Ungkap Realitas Dunia Pendidikan Korea Selatan

"Ketika kita melihat seseorang yang berbuat jahat pada akhirnya mendapatkan konsekuensi, otak kita meresponnya sebagai sesuatu yang 'benar', di mana akhirnya muncul perasaan puas karena situasi yang sebelumnya tidak seimbang menjadi kembali lurus," ujar Virginia saat dihubungi Kompas.com, Kamis (18/6/2026).

Dalam psikologi, hal ini berkaitan dengan konsep just-world belief, yakni bias kognitif di mana seseorang meyakini bahwa setiap orang akan mendapatkan apa yang pantas mereka terima.

Ketika kenyataan memenuhi harapan tersebut, rasa lega pun muncul, bukan karena seseorang senang melihat orang lain menderita, melainkan karena merasa ketertiban moral dunia telah kembali ke tempatnya.

Perasaan ini bahkan bisa menjadi lebih kuat ketika dikaitkan dengan pengalaman di dunia nyata.

Baca juga: Meninggal Dunia, Penampilan Terakhir Song Young Gyu di Teach You A Lesson Jadi Kenangan

Ketidakpuasan terhadap sistem keadilan yang kerap terasa mandek membuat penonton mencari pelampiasan simbolik melalui layar.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Drama seperti Teach You a Lesson pun menjadi semacam ruang kompensasi emosional.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Harga BBM Naik, Anggaran Operasional Bus Sekolah di Tulungagung Bertambah
• 5 jam laluberitajatim.com
thumb
Walkot Pekanbaru Puji Andre Rosiade: Macan Senayan yang Selalu Bawa Solusi
• 12 jam laludetik.com
thumb
Kanada Mengamuk, Qatar Dibantai 6-0
• 17 jam lalucelebesmedia.id
thumb
Apa Sebenarnya Makna Hijrah Hakiki Menurut Al-Quran?
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
Alasan Eks CEO PSM Makassar Munafri Arifuddin Yakin Timnas Inggris Angkat Trofi Piala Dunia 2026
• 18 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.