Jakarta, tvOnenews.com - Di tengah euforia Piala Dunia 2026 yang tengah berlangsung, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) sekaligus Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengungkapkan tim-tim yang dinilainya masih menjadi kandidat kuat juara.
Namun di balik prediksinya, Erick tetap menyimpan harapan besar agar suatu saat Indonesia bisa menjadi bagian dari pesta sepak bola terbesar dunia tersebut.
Pernyataan itu disampaikan Erick usai mendampingi pelatih Timnas Indonesia John Herdman bertemu Presiden Prabowo Subianto di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Jumat (19/6/2026).
Saat ditanya mengenai tim favoritnya di Piala Dunia tahun ini, Erick mengaku mengikuti sebagian besar pertandingan yang berlangsung hingga membuat waktu istirahatnya berkurang.
“Jagoannya? Semua seru! Jadi ini terus terang kurang tidur karena nonton 70 persen pertandingan,” kata Erick.
Menurut Erick, sejumlah kekuatan tradisional sepak bola dunia masih layak ditempatkan sebagai unggulan utama dalam perburuan gelar juara.
“Saya rasa Argentina masih jadi unggulan, Prancis masih jadi unggulan, Inggris kemarin main bagus,” ujarnya.
Tak hanya negara-negara elite sepak bola dunia, Erick juga berharap ada kejutan dari wakil Asia yang mampu menembus fase-fase akhir turnamen.
“Ya siapa tahu Jepang bisa bikin terobosan masuk 8 besar,” katanya.
Meski demikian, Erick menegaskan tim yang paling ingin ia lihat berjaya tetaplah Indonesia. Harapan tersebut sejalan dengan ambisi besar PSSI dan pemerintah untuk membawa Timnas tampil di Piala Dunia mendatang.
“Ya saya sama dengan Coach John unggulannya Indonesian Team maunya,” ucap Erick.
Di sisi lain, pelatih Timnas Indonesia John Herdman justru mengaku belum menikmati hiruk-pikuk Piala Dunia yang sedang berlangsung.
Berbeda dengan Erick yang aktif mengikuti pertandingan, Herdman menyebut seluruh fokus dan pikirannya saat ini hanya tertuju pada proyek besar membawa Indonesia lolos ke turnamen sepak bola paling prestisius di dunia.
“Fokus saya ada di sini. Saya belum menonton Piala Dunia,” kata Herdman.
Pelatih asal Kanada itu menegaskan seluruh energinya saat ini dicurahkan untuk membangun fondasi Timnas Indonesia agar mampu bersaing di level tertinggi.




