Roy Suryo dan Dokter Tifa Jalani Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri

kompas.com
1 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Tersangka kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma atau dokter Tifa akan menjalani kesehatan di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (19/6/2026).

Berdasarkan pemantauan Kompas.com, keduanya tiba di RS Polri Kramat Jati sekitar pukul 17.52 WIB. 

Roy Suryo dan dokter Tifa langsung dibawa ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) oleh tim dari Polda Metro Jaya dengan pengawalan sejumlah anggota Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya.

Baca juga: Kuasa Hukum Larang Wartawan Foto Roy Suryo Saat Kenakan Rompi Tahanan

Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga itu terlihat mengenakan celana pendek dan kaus jersey berwarna biru-putih.

Sementara itu, rompi tahanan berwarna oranye hanya ditenteng dan tidak dikenakan.

Saat turun dari mobil tahanan, awak media sempat menanyakan kondisinya.

Roy Suryo pun menjawab singkat. "Siap, siap," teriak Roy sembari menuju ruang pemeriksaan.

Tak lama kemudian, dokter Tifa turun dari mobil tahanan dengan mengenakan rompi tahanan berwarna oranye.

Baca juga: Tolak Roy Suryo Diperiksa di Rumah Sakit, Kuasa Hukum: Tak Penting

Sebelum memasuki ruang IGD untuk menjalani pemeriksaan kesehatan, dokter Tifa sempat menyampaikan pernyataan kepada awak media.

"Ini hadiah ulang tahun untuk Jokowi," ucap dokter Tifa.

Sebelumnya, Roy Suryo dan Tifa ditangkap polisi di kediamannya masing-masing, Jumat.

Kuasa hukum Roy Suryo dan Tifa, Refly Harun memprotes keputusan penyidik membawa kliennya ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati.

Baca juga: Berkas Kasus Lengkap, Roy Suryo dan Dokter Tifa Akan Diserahkan ke Jaksa

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Refly juga menduga keputusan membawa kedua kliennya ke rumah sakit bertujuan untuk mempertontonkan mereka kepada publik dengan mengenakan rompi tahanan.

“Kami protes, ini adalah cara-cara untuk memamerkan beliau berdua dengan rompi orange-nya, seperti ada glorifikasi,” kata dia.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kreator Konten Wajib Punya NIB, Ini Kriteria dan Kode KBLI yang Harus Dipilih
• 10 jam lalukatadata.co.id
thumb
Prabowo Instruksikan Bank Himbara Turunkan Suku Bunga untuk UMKM
• 22 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Kejagung Tetapkan Tersangka Keenam Kasus Korupsi MBG
• 10 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Jaga Daya Beli, Pemerintah Akan Umumkan Paket Stimulus Ekonomi Pekan Depan
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
MSCI Tahan Pengumuman, Status Pasar Modal Bulgaria di Ujung Tinjauan
• 9 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.