JAKARTA, KOMPAS.com - Lalu lintas di Jalan Gatot Subroto, Tanah Abang, Jakarta Pusat, terpantau masih tertutup akibat aksi demonstrasi massa mahasiswa di depan Gedung DPR RI, Jumat (19/6/2026) sore.
Berdasarkan pantauan Kompas.com di lokasi sekitar pukul 18.40 WIB, seluruh ruas Jalan Gatot Subroto arah Slipi maupun Semanggi masih dipadati massa mahasiswa yang memadati badan jalan.
Akibatnya, kendaraan tidak dapat melintas di kawasan tersebut.
Baca juga: Pertemuan Pimpinan DPR dan Mahasiswa Demonstran Digelar Tertutup
Sementara itu, massa mahasiswa dari berbagai kampus masih bertahan di depan kompleks parlemen.
Mereka tampak sedang menunggu rekannya yang tengah diterima oleh pihak DPR RI.
Atribut aksi seperti bendera organisasi dan almamater kampus terlihat masih terpampang di sekitar kerumunan mahasiswa.
Baca juga: Perwakilan Massa Mahasiswa Diterima Pimpinan DPR RI
Aparat kepolisian juga masih berjaga di sejumlah titik untuk mengamankan jalannya aksi.
Hingga berita ini ditulis, aksi demonstrasi masih berlangsung dan arus lalu lintas di sekitar lokasi belum kembali normal.
Sebelumnuya, puluhan perwakilan mahasiswa dari sejumlah organisasi dan perguruan tinggi diterima oleh pimpinan DPR RI setelah menggelar aksi demonstrasi di depan gerbang utama kompleks DPR/MPR RI, Jakarta Pusat, pada Jumat.
Baca juga: Massa Mahasiswa Kepung DPR, Teriakkan Mana Pimpinan DPR?
Perwakilan mahasiswa yang mengikuti pertemuan tersebut berasal dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Universitas Trisakti, Universitas Mercu Buana, dan Universitas Esa Unggul.
Mereka memasuki kompleks parlemen secara bertahap melalui pintu samping gerbang utama sekitar pukul 17.54 WIB.
Setelah tiba di halaman utama gedung DPR RI, para mahasiswa sempat ditawari menggunakan kendaraan milik Pengamanan Dalam (Pamdal) DPR untuk menuju lokasi pertemuan yang berada cukup jauh dari gerbang utama.
Baca juga: Pimpinan DPR Temui Mahasiswa yang Berdemo di Gedung Kura-kura
Namun, tawaran tersebut ditolak oleh mahasiswa yang memilih berjalan kaki karena kendaraan harus digunakan secara bergantian dan kapasitasnya terbatas.
Pertemuan ini menjadi tindak lanjut dari aksi demonstrasi yang digelar mahasiswa untuk menyampaikan berbagai aspirasi kepada parlemen.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang




