Dasco Cs Bertemu Demonstran Mahasiswa, Tetapi Tertutup Bagi Media, Oalah

jpnn.com
21 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com - Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad bertemu perwakilan mahasiswa yang berdemonstrasi di depan gedung legislatif, Jalan Gatot Soebroto, Jakarta, Jumat (19/6).

Dasco didampingi Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa, Ketua MKD DPR RI Nazaruddin Dek Gam, Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman, serta Wakil Ketua Komisi III DPR RI Rano Alfath ketika bertemu perwakilan mahasiswa.

BACA JUGA: Demo Mahasiswa di DPR, Massa Kritik Kebijakan Menaikkan Harga BBM saat Tengah Malam

Adapun, mahasiswa yang berdemonstrasi di depan Gedung DPR/MPR pada Jumat ini berasal dari PB HMI MPO, Universitas Trisakti (Usakti), Mercu Buana, hingga Universitas Esa Unggul (UEU).

Mahasiswa PB HMI MPO menjadi pihak lebih dahulu memasuki Ruang Abdul Muis di Gedung Nusantara, area DPR/MPR yang menjadi lokasi pertemuan.

BACA JUGA: Kejagung Ungkap Peran GHS di Kasus Korupsi MBG yang Menjerat Dadan Hindayana

Berturut-turut setelah itu, mahasiswa dari Usakti, Mercu Buana, hingga UEU ikut memasuki ruang pertemuan.

Dasco kemudian terlihat memasuki Ruang Abdul Muis di Gedung Nusantara, area DPR/MPR, Jakarta.

BACA JUGA: Demo di DPR, Mahasiswa Tuntut Kesejahteraan Guru Honorer & Tolak Pemborosan Negara

Awak media mulanya bisa mengabadikan pertemuan antara Dasco didampingi legislator lain dengan mahasiswa.

Beberapa awak media tampak mengambil duduk untuk mencatat isu yang dibahas dalam pertemuan Dasco cs dengan mahasiswa. 

Namun, petugas keamanan DPR meminta awak media yang sudah duduk di Ruang Abdul Muis untuk keluar area.

Petugas keamanan mempersilakan awak media menunggu di lokasi konferensi pers untuk membahas hasil pertemuan. 

Adapun, Usakti dalam demonstrasi membawa tiga tuntutan, yakni:

1. Pulihkan Ekonomi dan Politik: Mendesak penurunan harga bahan pokok & BBM, serta menghentikan segala bentuk pemborosan APBN.

2. Berantas Inkompetensi Pejabat: Menuntut evaluasi total terhadap program yang bermasalah dan memperbaiki komunikasi publik pemerintah.

3. Kembalikan Supremasi Sipil: Menolak tegas UU Polri, menghentikan represivitas aparat di ranah sipil, dan menolak PSN yang merampas hak rakyat. 

Sementara itu, tuntutan mahasiswa HMI, yakni:

1. Menuntut evaluasi Program MBG dan KDMP yang dinilai perlu ditinjau kembali efektivitas, transparansi, serta dampaknya terhadap masyarakat.

2. Menolak pemborosan anggaran negara dan mendesak pemerintah untuk mengutamakan pengelolaan keuangan negara yang efisien, tepat sasaran, dan berpihak kepada kepentingan rakyat.

3. Menyejahterakan guru honorer melalui kebijakan yang menjamin kepastian status, peningkatan kesejahteraan, dan perlindungan hak-hak tenaga pendidik.

4. Menstabilkan harga BBM guna menjaga daya beli masyarakat dan mencegah semakin beratnya beban ekonomi rakyat.

5. Menegakkan supremasi sipil sebagai prinsip fundamental demokrasi dan negara hukum yang menjunjung tinggi kedaulatan rakyat.(ast/jpnn)


Redaktur : M. Fathra Nazrul Islam
Reporter : Aristo Setiawan


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Anak Buah Fredy Pratama, Frans Antoni Diciduk, Pindah-pindah Tempat di Thailand
• 21 jam lalukumparan.com
thumb
Foto: Cetak Gol Cepat, Maroko Menang Tipis Atas Skotlandia
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Klaim BPJS Tembus Rp 5 Triliun, IFI Desak Aturan Rujukan Fisioterapi Segera Dirombak
• 18 jam laluviva.co.id
thumb
Zendaya Sebut Film Terbaru Spider-Man Bakal Penuh Air Mata, Fans Berspekulasi Karakter MJ Meninggal
• 5 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Moskow Terbakar! Ratusan Drone Ukraina Tembus Pertahanan Rusia, Kilang Raksasa Dekat Kremlin Meledak 
• 19 jam laluerabaru.net
Berhasil disimpan.