Marinir Latih Calon Pengelola KDMP dan KNMP Dalam Latsarmil Komcad

narasi.tv
4 jam lalu
Cover Berita

Korps Marinir TNI Angkatan Laut (AL) bertanggung jawab dalam pembinaan calon pengelola Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) dalam rangka Latihan Dasar Kemiliteran Komponen Cadangan (Latsarmil Komcad).

Tanggung jawab ini meliputi pelaksanaan pelatihan dasar militer yang diselenggarakan di Markas Pasukan Marinir 1 (Pasmar 1) yang berlokasi di Cilandak, Jakarta.

"Pelatihan di satuan pendidikan (satdik) Brigif 1 ada 669 siswa Koperasi Merah Putih. Lalu di Satuan Pendidikan Resimen Artileri (Menart) 1 ada 865 siswi Kampung Nelayan Merah putih," kata Kepala Dinas Penerangan Korps Marinir Kolonel (Mar.) Rana Karyana, Kamis (18/6/2026).

Rana, menegaskan bahwa proses pendidikan dan pelatihan ini berlangsung selama satu setengah bulan dengan pengajar yang berasal dari Marinir dan juga dukungan dari kementerian terkait.

Materi Pelatihan Dasar Militer bagi Calon Pengelola

Pelatihan dasar kemiliteran yang diberikan kepada para calon pengelola KDMP dan KNMP adalah pembentukan kedisiplinan serta pemahaman tata tertib militer dasar yang harus dimiliki.

Selama satu bulan pertama, mereka akan menjalani latsarmil dan didampingi oleh pelatih dan Marinir.

"Pelatihan dasar militer berupa peraturan baris berbaris, peraturan penghormatan militer, tata upacara militer (TUM), peraturan disiplin militer, kepemimpinan lapangan, dan tata cara memberi instruksi," ujar Rana.

Latihan dasar tersebut diselenggarakan dengan tujuan menumbuhkan kedisiplinan, jiwa kepemimpinan, rasa tanggung jawab serta jiwa nasionalisme dalam diri peserta.

Selain itu, peserta komponen cadangan (komcad) juga mendapatkan berbagai materi latihan dasar militer, mulai dari pengenalan senjata hingga pembelajaran teknik bertahan hidup.

Rana memastikan seluruh materi diberikan sesuai taraf yang telah ditetapkan serta dengan metode yang tepat untuk warga sipil.

Pengembangan Keterampilan Manajerial KDMP dan KNMP

Setelah menyelesaikan satu bulan pelatihan dasar militer, para peserta memasuki tahap pembekalan materi manajerial khusus yang berlangsung selama dua minggu.

Materi ini fokus pada pengembangan keterampilan pengelolaan Koperasi Desa Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih sesuai dengan tugas dan tanggung jawab yang mereka emban.

"Mereka akan menerima keterampilan manajerial KDMP dan KNMP agar memiliki kemampuan manajerial berdasarkan bidangnya. Dengan pelatihan, mereka diharapkan dapat memiliki kemampuan dasar militer, integritas, kerja sama, manajerial dan mampu mengambil keputusan secara cepat, tepat dalam pengelolaan KDMP ataupun KNMP," ucap Rana.

Kementerian Koperasi bertanggung jawab menyusun dan menyediakan materi pelatihan untuk pengelolaan KDMP, sedangkan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menangani materi khusus terkait KNMP.

Rana menegaskan seluruh rangkaian pelatihan tersebut bukan bertujuan untuk memiliterisasi warga sipil melainkan untuk memperkuat kekompakan dan jiwa nasionalisame para calon pengelola KDMP dan KNMP.

Rana memastikan korps Marinir akan bekerja maksimal dalam melatih para calon pengelola KDMP ataupun KNMP.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ikan Kecil, Manfaat Besar: Wader Pari, Superfood Lokal Masa Depan Indonesia
• 12 jam lalukumparan.com
thumb
Sidang Dakwaan WN Prancis Ludovic Roche Digelar, Diduga Cemarkan Nama Baik Kapolda NTB Lewat Video Media Sosial
• 21 jam lalupantau.com
thumb
Prabowo Minta Bunga Kredit UMKM Lebih Rendah dari Korporasi
• 17 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Bertemu Governor of South Australia, Menteri Rini Bahas Transformasi Digital hingga Akselerasi Pelayanan Publik
• 13 jam lalukompas.com
thumb
Sejumlah Wilayah di Pulau Jawa Mati Listrik Lagi, PLN Beberkan Penyebabnya
• 10 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.