Kementerian PKP Gelontorkan Rp2,2 Triliun untuk Kebut Pembangunan Huntap Korban Bencana Sumatera

idxchannel.com
20 jam lalu
Cover Berita

Pemerintah daerah juga telah membantu proses penyediaan lahan sehingga pelaksanaan pembangunan dapat segera berjalan.

Kementerian PKP Gelontorkan Rp2,2 Triliun untuk Kebut Pembangunan Huntap Korban Bencana Sumatera

IDXChannel - Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP)  menggelontorkan Rp2,2 triliun untuk percepatan pembangunan Hunian Tetap (Huntap) bagi korban bencana Sumatera.

Menteri PKP Maruarar Sirait mengatakan, pihaknya telah menyiapkan seluruh aspek yang diperlukan untuk mendukung percepatan pembangunan hunian tetap pasca bencana.

Baca Juga:
Pasok 36.000 Bata Interlock, SIG (SMGR) Bantu Bangun Hunian Tetap Pascabencana di Sumbar

“Kesiapan kebijakan sudah siap, program dan anggaran juga sudah disiapkan dengan nilai sekitar Rp2,2 triliun. Desain hunian tetap beserta prasarana, sarana, dan utilitasnya juga sudah siap menggunakan teknologi Rumah Instan Sederhana Sehat (RISHA) dan bata interlock presisi,” kata Maruarar, Jumat (19/6/2026).

Dia melanjutkan, pemerintah daerah juga telah membantu proses penyediaan lahan sehingga pelaksanaan pembangunan dapat segera berjalan.

Baca Juga:
Pemerintah Beri Hunian Tetap untuk 104 KK di Aceh Utara, Lengkap dengan Interiornya

Selain itu, Kementerian PKP juga telah menyiapkan sumber daya manusia pendukung di masing-masing wilayah terdampak, yaitu 57 personel di Aceh, 35 personel di Sumatera Utara, dan 30 personel di Sumatera Barat.

Baca Juga:
Sebanyak 365 Hunian Tetap Dibangun Kembali di Aceh, Warga: Kamarnya Luas

Dalam pelaksanaannya, pria yang kerap disapa Ara ini menyarankan melibatkan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai tata kelola yang baik.

Ara menambahkan, teknologi RISHA dan bata interlock presisi dipilih karena telah banyak digunakan dalam berbagai program rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana di Indonesia.

RISHA akan digunakan untuk pembangunan huntap komunal di Aceh dan Sumatera Utara, sedangkan bata interlock presisi akan digunakan di Sumatera Barat.

(Nur Ichsan Yuniarto)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Cabo Verde, Vozinha, dan Kemenangan atas Keraguan
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
Anne Hathaway Umumkan Hamil Anak ketiga di Usia 43 Tahun
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
Pelajar Tewas di Konvoi Ultah Klub Bola di Surabaya, Sang Kakak Ungkap Firasat Korban yang Sempat Minta Baju Baru
• 20 jam lalugrid.id
thumb
Roy Suryo dan Dokter Tifa Dipindahkan ke Ruang Rawat Inap RS Polri Usai Pemeriksaan di IGD
• 20 jam lalukompas.com
thumb
Cara Menyimpan Timun agar Tetap Segar Lebih Lama
• 23 jam lalubeautynesia.id
Berhasil disimpan.