REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tim nasional Brasil menghadapi tekanan besar saat berjumpa Haiti pada laga kedua Grup C Piala Dunia 2026 di Lincoln Financial Field, Philadelphia, Sabtu (20/6/2026) pagi WIB. Setelah hanya bermain imbang 1-1 melawan Maroko pada pertandingan pembuka, Selecao tak punya banyak ruang untuk kembali terpeleset.
Hasil seri pada laga pertama membuat langkah Brasil menuju fase gugur belum sepenuhnya aman. Skuad asuhan Carlo Ancelotti saat ini mengoleksi satu poin, tertinggal dari Skotlandia yang memimpin klasemen sementara Grup C dengan tiga angka. Kemenangan atas Haiti menjadi target mutlak sebelum mereka menjalani partai terakhir fase grup.
Baca Juga
Ancelotti Minta Maaf Brasil Ditahan Imbang Maroko pada Laga Perdana Piala Dunia 2026
Vinicius Selamatkan Brasil, Laga Sengit Kontra Maroko Berakhir Imbang 1-1
Grup C Piala Dunia 2026: Brasil Memburu Gelar Keenam, Maroko Siap Menantang
Penampilan Brasil saat menghadapi Maroko juga menuai kritik. Selecao dinilai gagal menunjukkan dominasi yang selama ini menjadi ciri khas mereka. Lini serang yang dihuni sejumlah pemain bintang kesulitan menciptakan peluang bersih dan hanya sesekali mengancam gawang lawan.
Namun Ancelotti memilih tidak panik. Pelatih asal Italia itu menilai ketegangan laga pembuka turut memengaruhi performa timnya.
.rec-desc {padding: 7px !important;}
"Pertandingan pertama selalu sulit. Ada tekanan, ada ketegangan. Kami tahu ada beberapa hal yang harus diperbaiki, tetapi saya tetap percaya dengan tim ini," kata Ancelotti, Jumat (19/6/2026).
Mantan pelatih Real Madrid tersebut mengisyaratkan akan melakukan sejumlah penyesuaian taktik, meski tidak berencana mengubah terlalu banyak komposisi pemain inti. Menurut dia, hasil imbang melawan Maroko justru menjadi bahan evaluasi berharga bagi timnya.
"Saya melihat para pemain sangat kritis terhadap diri mereka sendiri. Itu hal yang positif. Kami memahami apa yang perlu ditingkatkan," ujar Ancelotti.
Bek Brasil Gabriel Magalhaes menegaskan timnya sudah melupakan hasil pada laga pembuka dan kini sepenuhnya fokus menghadapi Haiti.
"Kami harus membalik halaman dan fokus pada pertandingan berikutnya," kata pemain Arsenal tersebut.
Gabriel menilai suasana di dalam skuad tetap kondusif meski kritik mengalir setelah hasil imbang kontra Maroko.