Sigi: Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tengah (Sulteng) mendistribusikan air bersih bagi warga terdampak gempa bumi di Kecamatan Tanambulava, Kabupaten Sigi. Kegiatan Polda Sulteng melalui Unit Bantuan Search and Rescue (Bansar) Direktorat Samapta (Ditsamapta) merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat yang sedang menghadapi musibah.
“Kami berkomitmen untuk terus hadir membantu masyarakat terdampak gempa bumi, tidak hanya dalam aspek pengamanan tetapi juga melalui bantuan kemanusiaan yang dibutuhkan warga, salah satunya penyediaan air bersih dan air minum,” ujar Kasubbid Penmas Polda Sulteng Kompol Reky Moniung, dilansir dari Antara, Jumat, 19 Juni 2026.
Ia mengatakan pendistribusian air bersih dilakukan sebagai bagian dari upaya penanggulangan dampak gempa bumi yang mengguncang Kabupaten Sigi dan Kabupaten Parigi Moutong pada Selasa, 16 Juni 2026.
Baca Juga :
2.319 Rumah di Sigi Rusak Akibat GempaIa menuturkan personel Unit Bansar Ditsamapta Polda Sulteng melaksanakan pendistribusian air minum kepada warga terdampak di Kecamatan Tanambulava. Caranya dengan memanfaatkan kendaraan taktis (rantis) Water Treatment yang mampu mengolah dan menyediakan air bersih bagi masyarakat di lokasi terdampak bencana.
Menurut dia, distribusi air minum menggunakan rantis Water Treatment menjadi solusi cepat untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang terdampak gangguan sarana dan prasarana akibat bencana alam.
Pendistribusian air minum tersebut dipimpin Ps. Kasi Nego Subdit Dalmas Ditsamapta Polda Sulteng AKP Umar Ali Syaifudin bersama Ps. Kanit 2 Sipammat Ditsamapta Polda Sulteng Iptu Suhartono Abdul Rachman. Air bersih yang disalurkan diperuntukkan bagi warga yang mengalami kesulitan mendapatkan pasokan air pasca-gempa.
Puing-puing rumah warga di Desa Kamarora A, Kecamatan Nokilalaki berserakan akibat dampak gempa 6,7 mengguncang Kabupaten Sigi, Rabu, 17 Juni 2026. (ANTARA/Moh Ridwan)
Selain melakukan distribusi air minum, personel juga terus memantau perkembangan situasi di wilayah terdampak. Upaya itu dilakukan guna memastikan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga.
Ia juga mengapresiasi personel yang terlibat dalam kegiatan kemanusiaan tersebut karena tetap bekerja maksimal memberikan pelayanan kepada masyarakat di tengah situasi pasca-bencana. Ia mengharapkan bantuan dapat meringankan beban warga serta membantu pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat selama proses pemulihan pasca-gempa.
“Kami berharap masyarakat tetap tenang, tidak mudah terpengaruh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya, serta bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap kondusif. Semoga kondisi di wilayah terdampak segera pulih dan aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal,” katanya.




