Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Prioritaskan Pembangunan Tajug Demi Kembalikan Esensi Masjid

republika.co.id
10 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG, – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memprioritaskan pembangunan masjid kecil atau tajug di permukiman warga. Langkah ini diambil untuk memperkuat fungsi rumah ibadah sebagai ruang ibadah dan refleksi spiritual di tengah masyarakat.

Menurut Dedi, kebijakan tersebut diambil karena sebagian masjid kini mengalami pergeseran fungsi dari tempat ibadah menjadi ruang rekreasi dan aktivitas publik. Ia menilai aspek spiritualitas kerap kalah menonjol dibandingkan daya tarik arsitektur bangunan yang mendorong masyarakat datang untuk berfoto.

"Kalau masjid sarana rekreasi, bukan sarana spiritualitas, maka masjid hanya akan menjadi tempat swafoto, bukan tempat tafakur," kata Dedi di Bandung, Jumat.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Karena itu, Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengarahkan pembangunan lebih banyak tajug di lingkungan padat penduduk guna mendekatkan sarana ibadah kepada masyarakat. Dedi menegaskan bahwa masjid-masjid megah sudah banyak berdiri di Jawa Barat.

"Kami ingin membangun masjid-masjid kecil di lingkungan masyarakat yang membutuhkannya setiap waktu," ujar Dedi.

Ia menjelaskan pengembangan tajug akan dilakukan secara bertahap dan terintegrasi dengan melibatkan dukungan berbagai pihak. Konsep tersebut bertujuan menghidupkan kembali fungsi surau sebagai pusat kegiatan keagamaan tanpa menambah struktur pengelolaan baru di lingkungan masyarakat.

"Kami ingin membangun masjid yang ada jamaahnya, tempat anak-anak mengaji, dan menjadi ruang ibadah masyarakat," katanya.

Mantan Bupati Purwakarta itu menilai nilai ibadah tidak ditentukan oleh kemegahan bangunan, melainkan oleh kualitas hubungan spiritual seseorang dengan Tuhan. Menurut Dedi, tempat bukan faktor utama dalam membangun kedekatan spiritual karena yang terpenting adalah keheningan batin dan kemampuan menghadirkan nilai ketuhanan dalam kehidupan sehari-hari.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : antara
@font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Berkas Kasus Lengkap, Roy Suryo dan dr Tifa Akan Diserahkan ke Jaksa
• 21 jam laludetik.com
thumb
Gempa M 4,0 Guncang Kepulauan Sangihe Sulut, Terasa hingga Marore
• 7 jam laludetik.com
thumb
Din Syamsuddin Siap Jadi Penjamin Roy Suryo dan Dokter Tifa agar Tak Ditahan
• 2 jam laluokezone.com
thumb
Kenapa Harga Telur Ayam Ukuran Besar Lebih Murah? Ini Penjelasan Pakar IPB
• 3 jam lalumedcom.id
thumb
10 Saham Top Gainer Perdagangan 19 Juni 2026, Ada MYOR hingga BYAN
• 20 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.