Perampok Sadis di Riau Ternyata Pekerja Honorer SD, Pelaku Terjerat Pinjol

detik.com
13 jam lalu
Cover Berita
Pelalawan -

Polisi menangkap perampok sadis yang menusuk wanita inisial PT (25), kasir perusahaan di Kabupaten Pelalawan, Riau. Pelaku, Jodi Alfanidi (25), ternyata merupakan pekerja honorer di sebuah sekolah dasar (SD), yang mengaku merampok karena terjerat pinjaman online (pinjol).

"Motif sementara yang kami peroleh dari hasil pemeriksaan adalah faktor ekonomi. Pelaku mengaku terlilit utang, termasuk utang pinjaman online, dan membutuhkan uang untuk memenuhi kebutuhan pribadi," kata Kapolres Pelalawan, AKBP John Louis Letedara, dalam keterangannya, Jumat (19/6/2026).

Jodi ditangkap dalam perjalanan menuju Bandar Sei Kijang pada Kamis (18/6) dini hari atau kurang dari 12 jam setelah melakukan perampokan pada Rabu (17/2) siang.

Kasat Reskrim Polres Pelalawan AKP Bayu Ramadhan Effendi mengatakan pelaku berusaha melarikan diri saat disergap. Pelaku juga hampir menabrak polisi sehingga diberi tindakan tegas dan terukur untuk melumpuhkannya.

"Tersangka bekerja sebagai honorer di salah satu SD," kata Bayu.

Baca juga: Gerak Cepat Polisi Tangkap Perampok Sadis di Riau Kurang dari 12 Jam

Dalam penyergapan tersebut, polisi menyita uang Rp 30 juta lebih sisa hasil rampokan pelaku. Selain mengamankan tersangka, polisi turut menyita sejumlah barang bukti berupa gunting, obeng, kipas angin yang digunakan saat melakukan kekerasan terhadap korban, sepeda motor yang digunakan pelaku, serta uang hasil kejahatan.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 479 ayat (1) dan ayat (2) huruf c Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama 12 tahun.

Pada kesempatan yang sama, Wakapolres Pelalawan Kompol Asep menegaskan, Polres Pelalawan tidak akan memberikan ruang kepada pelaku kejahatan yang mengancam keselamatan masyarakat.

"Ini menjadi bukti bahwa setiap tindak pidana yang meresahkan masyarakat akan kami tindak secara cepat, tegas, dan profesional. Kami juga mengimbau masyarakat untuk segera melapor apabila mengetahui atau mengalami tindak kejahatan agar dapat segera ditangani," kata Kompol Asep.

Dalam perampokan tersebut, tersangka membawa kabur uang Rp 76 juta milik perusahaan setelah menusuk korban sebanyak 22 kali. Kasus ini terungkap setelah korban mengirimkan foto selfie wajah berdarah-darah kepada temannya.

Baca juga: Sempat-sempatnya Perampok di Riau Nyebat Rokok Usai Berkali-kali Tikam Kasir

Simak juga Video 'Warga Depok Gagalkan Aksi Maling Rumah Kosong di Sawangan Jati':




(mea/imk)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Cara Daftar Khitanan Massal Gratis di Jakarta Juni-Juli 2026, Kuota 2.000 Anak
• 20 jam lalukompas.com
thumb
Bareskrim Tahan Eks Petinggi OJK di Kasus Penggelapan Dana Syariah Indonesia
• 5 jam laludetik.com
thumb
Kriteria MBR Diperluas Jadi 4 Zona, Ada Sertifikasi Gratis Mulai Pekan Depan
• 19 jam lalukumparan.com
thumb
Penyiram Air Keras ke 2 Bocah Sumedang Ternyata Pacar Gelap Ibu Korban
• 23 jam laludetik.com
thumb
Piala Dunia 2026: Bawa Amerika Serikat Lolos ke 32 Besar, Mauricio Pochettino Puji Habis Penampilan The Yanks
• 8 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.