VIVA – Kabar kurang menyenangkan datang dari kubu Brasil menjelang laga kedua Grup P Piala Dunia 2026. Bintang utama mereka, Neymar, dipastikan belum bisa merumput saat Tim Samba menghadapi Haiti di Philadelphia Stadium, Sabtu pagi WIB, 20 Juni 2026.
Keputusan tersebut diambil setelah tim medis menilai kondisi Neymar belum sepenuhnya pulih dari cedera betis kanan yang membuatnya menepi dalam beberapa pekan terakhir.
Nama Neymar memang tetap masuk dalam daftar pemain Brasil untuk Piala Dunia 2026. Namun hingga kini, penyerang berusia 34 tahun itu masih belum mendapatkan lampu hijau untuk kembali tampil kompetitif.
Pada pertandingan pembuka melawan Morocco yang berakhir imbang 1-1, Neymar hanya menyaksikan rekan-rekannya dari tribun, kemudiaan saat Brasil bersiap menghadapi Haiti, situasinya belum banyak berubah.
Dalam beberapa hari terakhir, perkembangan kondisi Neymar sebenarnya cukup menjanjikan. Ia mulai menjalani program latihan individual sebelum akhirnya kembali terlibat dalam sejumlah sesi latihan bersama tim.
Meski demikian, staf pelatih yang dipimpin Carlo Ancelotti memilih bersikap hati-hati. Mereka tidak ingin memaksakan Neymar bermain terlalu cepat dan berisiko memperburuk cedera yang masih dalam tahap pemulihan.
Federasi Sepak Bola Brasil (CBF) akhirnya memberikan penjelasan resmi terkait absennya sang pemain untuk menghentikan berbagai spekulasi yang berkembang.
"Neymar akan tetap berada di New Jersey untuk mengoptimalkan fase akhir proses pemulihannya, memanfaatkan fasilitas yang sangat baik di hotel The Ridge dan pusat pelatihan Columbia Park," demikian pernyataan dari Federasi Sepak Bola Brasil (CBF).
Keputusan tersebut menjadi bagian dari strategi jangka panjang Brasil selama turnamen berlangsung. Tim pelatih berharap Neymar dapat mencapai kondisi terbaiknya saat kompetisi memasuki fase yang lebih menentukan.
Jika Brasil berhasil melaju ke babak gugur, peluang Neymar untuk kembali tampil masih terbuka lebar. Karena itu, proses pemulihannya menjadi perhatian khusus tim medis maupun jajaran pelatih.
Meski belum bisa membantu di atas lapangan, pengaruh Neymar di dalam skuad dinilai tetap besar. Kehadirannya dianggap penting untuk menjaga atmosfer tim, terutama bagi para pemain muda yang baru pertama kali tampil di panggung Piala Dunia.





