Terkini, Jeneponto – Kebakaran hebat melanda sebuah rumah panggung berbahan kayu di Lingkungan Paceko, Kelurahan Balang, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, Jumat sore, 19 Juni 2026. Insiden ini menghanguskan bangunan tempat tinggal beserta kendaraan dan hewan ternak milik pemilik rumah, namun tidak menimbulkan korban jiwa.
Kapolsek Binamu, AKP Sukardi, membenarkan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.15 WITA. Rumah yang terbakar diketahui milik seorang petani, H. Sampara (60).
“Benar telah terjadi kebakaran satu unit rumah panggung kayu di Lingkungan Paceko. Korban jiwa nihil,” tegas AKP Sukardi.
Berdasarkan keterangan yang diperoleh, peristiwa bermula saat korban yang berada di dalam rumah menyadari kobaran api sudah membesar. Api pertama kali terlihat muncul dan menjalar dengan cepat dari bagian atap bangunan. Melihat situasi yang mengancam, korban langsung berteriak meminta pertolongan warga sekitar.
Bersama warga yang datang membantu, korban berusaha menyelamatkan hewan ternak yang berada di kolong rumah panggung. Sementara itu, warga lain berupaya memadamkan api menggunakan alat seadanya sebelum bantuan tiba.
“Petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Jeneponto baru tiba di lokasi sekitar pukul 16.30 WITA dan langsung melakukan proses pemadaman bersama warga,” jelas Sukardi.
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara di lokasi, kebakaran ini diduga kuat dipicu oleh korsleting listrik atau hubungan arus pendek. Diduga, sambungan kabel yang berada di atas plafon rumah mengalami gangguan.
“Penyebab kebakaran diduga karena adanya sambungan kabel arus pendek yang berada di atas plafon rumah milik korban,” ungkapnya.
Akibat peristiwa ini, kerugian materiil yang dialami korban ditaksir mencapai Rp400.000.000. Selain rumah kayu yang hangus rata dengan tanah beserta seluruh isinya, aset lain ikut terbakar habis, yakni satu unit mobil Daihatsu Grandmax Luxury, empat unit sepeda motor, serta dua ekor kambing yang tidak sempat diselamatkan.
Beruntung, api akhirnya berhasil dikuasai dan dipadamkan sepenuhnya oleh petugas Damkar pada pukul 17.15 WITA dalam kondisi aman dan terkendali. Saat ini kasus masih dalam tahap penanganan lebih lanjut.




