Legenda MU Kritik Cristiano Ronaldo, Sebut Kehadirannya Jadi Masalah bagi Portugal

viva.co.id
17 jam lalu
Cover Berita

VIVA – Mantan gelandang Manchester United, Paul Scholes mengkritik peran Cristiano Ronaldo di Timnas Portugal setelah hasil imbang 1-1 melawan DR Kongo pada laga pembuka Grup K Piala Dunia, Kamis 18 Juni 2026. 

Scholes menilai kehadiran Ronaldo yang kini berusia 41 tahun mulai menjadi masalah bagi Portugal dan menyulitkan pelatih Roberto Martinez dalam menyusun tim terbaiknya.

Baca Juga :
Prediksi Brasil Vs Haiti, Selecao Bidik Kemenangan Perdana di Piala Dunia 2026
Terpopuler: Bojan Hodak Jadi Pelatih Timnas Malaysia, Eks Pelatih Timnas Indonesia Masuk 7 Rekrutan Terbaik Real Madrid

Dalam podcast The Good, The Bad & The Football, Scholes mengaku pernah secara langsung menanyakan kepada pelatih Portugal, Roberto Martinez mengenai pengaruh Ronaldo di dalam tim. Menurutnya, keberadaan mantan rekan setimnya di Manchester United tersebut kini menjadi dilema tersendiri bagi sang pelatih.

Legenda MU, Paul Scholes
Photo :
  • Sky Sport

"Saya bertanya kepadanya di luar kamera, apakah dia menjadi masalah bagi Anda? Karena saya merasa dia sedikit menjadi masalah," ujar Scholes dikutip dari Metro, Sabtu 20 Juni 2026.

Menurut Scholes, usia Ronaldo menjadi faktor utama yang membuatnya meragukan efektivitas sang penyerang sebagai starter. Ia berpendapat bahwa pemain berusia 41 tahun tidak lagi ideal menjadi ujung tombak utama sebuah tim yang ingin bersaing di level tertinggi.

Scholes bahkan menyebut hanya posisi penjaga gawang yang masih memungkinkan pemain berusia 41 tahun tampil secara reguler sebagai starter. Sementara untuk posisi penyerang tengah, ia menilai tuntutan fisik dan mobilitas yang dibutuhkan sudah sangat sulit dipenuhi.

Mantan gelandang timnas Inggris itu menilai Ronaldo masih dapat memberikan kontribusi, tetapi lebih efektif jika dimainkan sebagai pemain pengganti pada fase akhir pertandingan. Dengan kondisi tersebut, Portugal dinilai bisa tetap memanfaatkan naluri gol Ronaldo tanpa harus bergantung penuh kepadanya sejak menit awal.

"Bagi saya, dia harus menjadi pemain yang masuk untuk 15 menit terakhir pertandingan," kata Scholes.

Scholes juga mengaku memahami situasi sulit yang dihadapi Martinez. Di satu sisi, Portugal memiliki salah satu pencetak gol terbaik dalam sejarah sepak bola. Namun di sisi lain, sang pelatih harus mempertimbangkan kebutuhan tim secara keseluruhan.

Baca Juga :
Diakui Bukan Mengakui, Media Irak Sebut Timnas Indonesia Punya Proyek Terbaik Menuju Piala Dunia 2030
John Herdman Bertekad Bawa Timnas Indonesia Berlaga di Piala Dunia 2030
Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes Beri Pesan Menyentuh usai Ismael Kone Patah Kaki di Piala Dunia 2026

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Di Bawah Tekanan Trump, Kuba Luncurkan Reformasi Terbesar dalam Sejarah dan Mulai Membuka Diri bagi Investasi Asing 
• 9 jam laluerabaru.net
thumb
Profil Gawon MEOVV Mantan Trainee YG Entertainment yang Gemar Belajar Bahasa Asing hingga Debut di THEBLACKLABEL
• 16 jam lalugrid.id
thumb
Perjanjian Perdamaian Resmi Berlaku, AS Memulai Hitung Mundur Evaluasi 60 Hari terhadap Iran
• 7 jam laluerabaru.net
thumb
Rano Buka Festival Bung Karno, Ingatkan Jakarta Jangan Kehilangan Sejarah
• 2 jam laludetik.com
thumb
Pertaruhan Status Emerging Market & Nasib IHSG Jelang Putusan MSCI 24 Juni
• 17 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.