PBNU Siapkan Penutupan Munas-Konbes NU di Bangkalan jika Prabowo Hadir

bisnis.com
8 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, SURABAYA – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengungkapkan alasan di balik penutupan Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) NU akan digelar di STAI Pesantren Syaichona Moh. Cholil, Bangkalan, Madura, apabila Presiden Prabowo Subianto nantinya mengonfirmasi untuk hadir dalam gelaran tersebut.

Katib Aam Syuriyah PBNU sekaligus Ketua Steering Committee Munas dan Konbes NU KH Mohammad Nuh menjelaskan Bangkalan dipilih sebagai lokasi penutupan Munas dan Konbes NU, Selasa (23/6/2026) mendatang sebab daerah tersebut mempunyai nilai simbolik dan bersejarah di balik eksistensi NU.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono itu menjelaskan Bangkalan merupakan tanah kelahiran Syaichona Kholil, ulama besar yang menjadi salah satu tokoh yang paling berpengaruh dalam sejarah perjalanan NU.

"Jadi itu simbolik sebenarnya. Antara Syaichona Kholil dengan yang ada di Jawa Timur dengan pondok itu jadi satu kesatuan," beber Nuh, Kamis (19/6/2026).

Ia menerangkan semula PBNU telah merancang pembukaan Munas Konbes NU digelar di Bangkalan, Sabtu (20/6/2026). Namun, Presiden Prabowo tidak dapat hadir dalam agenda pembukaan tersebut karena harus hadir dalam kegiatan lain. 

Oleh sebab itu, Nuh menjelaskan PBNU pun mengundang presiden untuk dapat hadir pada Selasa (23/6/2026), yang merupakan rangkaian akhir dari kegiatan tersebut.

Baca Juga

  • PBNU Jadwalkan Prabowo Tutup Munas Alim Ulama dan Konbes NU 2026 di Bangkalan
  • PBNU Tetapkan 1 Muharram 1448 H pada 17 Juni 2026, Ini Alasannya
  • Jelang Muktamar ke-35, Tokoh MLB Gus Salam Sebut 40% Pengurus Daerah NU Kehendaki Perubahan di Tubuh PBNU

"Kita memang mendesain pembukaannya rencananya di Bangkalan dan mengundang presiden, tapi karena presiden di jadwal besok itu beliau masih belum bisa, masih ada tugas, sehingga bisanya itu [hadir dalam] penutupan," tuturnya.

Atas keadaan tersebut, PBNU kemudian mengambil keputusan untuk menggeser titik Munas-Konbes NU di Bangkalan dari pembukaan menjadi penutupan. Sementara, pembukaan pelaksanaan tetap dijadwalkan berlangsung di Pondok Pesantren Al Falah, Ploso, Kediri, Jawa Timur.

"Ya kalau gitu kan kita geser, yang tadinya pembukaannya di Bangkalan ya, sekarang kita penutupannya di Bangkalan. Sesimpel itu," tegasnya.

Lebih lanjut, mantan Rektor Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya ini juga membantah bahwa perubahan lokasi tersebut dipicu oleh permintaan khusus yang disampaikan Istana maupun mitos yang menyebut bahwa presiden akan tertimpa nasib buruk, yakni dilengserkan bila berkunjung ke Kediri.

"Enggak, gak ada, gak ada mitos itu, mitos e arek-arek itu. Ndak ada, semata-mata itu jadwal aja," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Sekretaris Jenderal PBNU Saifullah Yusuf menjelaskan bahwa undangan yang ditujukan kepada Presiden Prabowo tersebut masih dalam tahap koordinasi dan menunggu konfirmasi lebih lanjut dari pihak Istana.

"Ini masih dalam koordinasi, dalam konfirmasi. Mudah-mudahan waktunya memungkinkan, tetapi PBNU melalui rapat sudah memutuskan untuk mengundang Bapak Presiden pada tanggal 23 Juni yang akan datang di Kabupaten Bangkalan," ungkap Gus Ipul sapaan akrabnya, Jumat (19/6/2026).

Ia menerangkan bahwa Rangkaian Munas dan Konbes NU 2026 dijadwalkan akan dibuka pada esok hari, Sabtu (20/6/2026) bertempat di Pondok Pesantren Al Falah Ploso, Kediri. 

Namun, penutupan rangkaian acara tersebut direncanakan berlangsung tiga hari kemudian di STAI Pesantren Syaichona Moh. Cholil, Bangkalan, pada Selasa (23/6/2026), bila Presiden Prabowo mengonfirmasi dapat hadir.

"Sementara penutupan direncanakan mudah-mudahan nanti di Bangkalan. PBNU mengundang secara resmi Bapak Presiden Prabowo untuk bisa memberikan amanat pada saat penutupan nanti," bebernya.

Menteri Sosial RI ini juga menyatakan bila Presiden Prabowo berhalangan hadir, maka acara penutupan akan tetap dilaksanakan. Namun, akan kembali ke lokasi semula di Pondok Pesantren Al Falah Ploso, Kediri.

"Jika waktunya memungkinkan hadir, maka penutupan akan ditempatkan di Bangkalan, tetapi jika tidak, penutupan akan dilakukan di Ploso. Ini semua masih menyesuaikan jadwal Presiden," ujarnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Intai Usia 30-an, Kenali Fatty Liver Si Pembunuh Diam-Diam dan Cara Mencegahnya
• 4 jam lalurepublika.co.id
thumb
Presiden Prabowo Minta Atlet Disabilitas Dapat Perhatian Lebih Besar dan Kesempatan yang Setara
• 19 jam lalupantau.com
thumb
Harga Emas Menuju Penurunan Mingguan Ketiga Berturut-turut
• 8 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Ekspansi ke Bisnis Angkutan Laut, BSA Logistics (WBSA) Siapkan Akuisisi Senilai Rp215 Miliar
• 20 jam laluidxchannel.com
thumb
Listrik Padam, Dishub Surabaya Aktifkan Genset dan Siagakan Petugas di TL
• 23 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.