Dinas Perhubungan Kota Surabaya mengaktifkan genset untuk memastikan sejumlah traffic light tetap menyala di tengah pemadaman listrik bergilir dari PLN hari ini, Jumat (19/6/2026).
Abi Dwi Septianto Katimja Penyediaan Perlengkapan Jalan Dishub Kota Surabaya menyebut, selama hampir tiga jam sebanyak delapan titik traffic light dilaporkan masih belum aktif hingga pukul 16.20 WIB sore ini, imbas pemadaman bergilir.
Sebelumnya pukul 12.00 WIB tadi terdapat 7 titik traffic light lain yang padam dan sudah menyala.
“Ada yang sudah menyala, ada yang masih padam,” katanya
Dari delapan titik yang sore ini masih terdampak listrik padam, 5 di antaranya dinyalakan menggunakan genset. Sementara tiga lainnya disiagakan petugas untuk pengaturan manual.
“Bratang – Semolowaru, Adityawarman – Indragiri KPU, Pahlawan – Tembaan, Jagalan – Kalianyar, Tegalsari – Kedungsari, A.yani-Dolog, Babatan Unesa, dan Mastrip – Karangpilang,” tutupnya.
Terpisah Trio Wahyu Bowo Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perhubungan Kota Surabaya menyebut, Rabu lalu ada 17 titik yang terdampak, lalu Kamis 13 titik.
Ia memastikan ketika traffic light padam, langsung berkoordinasi ke kantor PLN terdekat sesuai wilayah.
“Pasti langsung dijelaskan itu program pemadaman dari PLN,” tegasnya.
Diberitakan sebelumnya, PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur mengakui kebijakan pemadaman listrik bergilir yang melanda sejumlah wilayah di Jawa Timur selama dua pekan terakhir, dipengaruhi oleh penurunan kapasitas suplai.
Dana Puspita Sari Manajer Komunikasi dan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN UID Jatim mengatakan, penurunan pasokan suplai itu berdampak ke sektor pembangkitan listrik.
Ia memaparkan bahwa pemadaman terpaksa dilakukan karena volume pasokan daya yang mengalir masuk ke wilayah Jatim mengalami penurunan secara signifikan. Menurutnya, penurunan ada di bawah lima persen.(lta/wld/iss)



