Puncak Sifat Dermawan Rasul: Merasa Malu tak Bisa Memberi

republika.co.id
7 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Rasulullah Muhammad SAW merupakan teladan yang sempurna. Beliau mencontohkan begitu banyak sifat mulia, termasuk kedermawanan.

Nabi SAW memiliki sifat pemberi. Suatu hari, datang seorang perempuan yang menghadiahkan baju kepada beliau. "Wahai Rasulullah, aku ingin menghadiahkan baju ini untuk engkau," kata perempuan itu.

Baca Juga
  • Tiga Jenis Rasa Malu, Muslim Harus Memilikinya
  • Wapres Gibran Ajak 120 Anak Panti Asuhan Belanja Kebutuhan Sekolah
  • PPIH: Seluruh Jamaah RI Dapat Kesempatan Kunjungi Raudhah di Masjid Nabawi

Rasulullah pun menerima hadiah ini. Pada hari itu, beliau memang sedang membutuhkan baju. Pemberian dari perempuan itu lantas dikenakannya.

Selang beberapa lama kemudian, datang seorang sahabat beliau. Pria ini menyadari bahwa Nabi SAW baru saja menerima hadiah. "Wahai Rasulullah, alangkah bagusnya baju ini. Sudikah engkau memberikannya kepadaku?"

.rec-desc {padding: 7px !important;}

"Ya," jawab Rasul SAW yang langsung memberikan baju itu kepadanya.

Sesudah Rasulullah SAW beranjak dari tempat itu, para sahabat lain menegur orang yang telah meminta baju itu. "Padahal, kamu mengetahui bahwa Rasulullah membutuhkannya. Tahukah engkau, beliau tidak akan menolak seseorang yang meminta sesuatu kepadanya?"

Dalam kisah lain yang diriwayatkan Jabir RA, terungkap sifat dermawan Rasulullah SAW. Beliau tak pernah segan memberi bahkan ketika dalam kondisi yang serba terbatas.

Suatu ketika, Rasulullah SAW sedang duduk di dekat rumahnya. Kemudian, datang seorang anak kecil.

"Wahai Rasulullah, ibuku memohon kepadamu agar ia diberi sebuah gamis," kata si anak.

"Tunggulah hingga barang itu ada, maka engkau dapat datang lagi," jawab Rasul SAW.

Anak itu pun pulang ke rumahnya. Dia mengabarkan pesan Rasulullah SAW kepada ibundanya.

"Datanglah lagi kepada Rasulullah. Katakan kepadanya, ibu meminta gamis yang sedang dipakainya," ujar ibu si anak itu.

Maka anak ini datang lagi kepada Rasulullah SAW untuk menyampaikan pesan ibunya. Mendengar itu, Rasulullah SAW kemudian masuk ke dalam rumahnya dan menanggalkan gamis yang sedang dipakainya.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Republika Online (@republikaonline)

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Editorial MI: Jangan Lembek terhadap Pembakar Hutan
• 10 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Pemadaman Listrik di Tangerang Hari Ini Sampai Jam Berapa? Ini Jadwal dan Wilayahnya
• 23 jam lalukompas.com
thumb
Demi Jalan Halus di Daerah, Pemerintah Ajukan Utang RP 17 Triliun ke World Bank
• 4 menit laluwartaekonomi.co.id
thumb
Makassar Siap Sambut 28 Negara di Indonesia Gastrodiplomacy Series 2026 dengan Pengamanan Maksimal
• 21 jam laluharianfajar
thumb
Jaksa Ajukan Banding atas Vonis 10 Tahun Penjara Brigadir Rizka Sintiani dalam Kasus Pembunuhan
• 11 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.