jpnn.com - LIMA PULUH KOTA - Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon mengunjungi Desa Pandam Gadang di Kecamatan Gunuang Omeh, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat (Sumbar), pada Jumat (19/6/2026).
Agenda utama menteri berdarah Minang itu ialah berkunjung ke Rumah Tan Malaka.
BACA JUGA: Harapan Fadli Zon untuk Penyelenggaraan FFI 2026, Singgung Realitas Kehidupan Bangsa
Rumah Tan Malaka dan area sekitarnya pernah direnovasi lalu diresmikan pada Desember 2024.
Siaran pers Kementerian Kebudayaan mengabarkan kunjungan Menteri Fadli itu untuk meninjau kondisi bangunan dan tata pamer bangunan bersejarah tersebut.
BACA JUGA: Penilaian Fadli Zon soal Tiyo Ardianto Eks Ketua BEM UGM
Menteri Fadli menuturkan Ibrahim Datuk Tan Malaka merupakan pejuang yang berjuluk Bapak Pendiri Republik Indonesia.
Menurut menteri berlatar belakang sejarawan itu, Tan Malaka menuangkan visinya tentang kelahiran RI dalam buku ”Naar de Republiek” yang ditulis pada 1925.
BACA JUGA: Prabowo Dikritik karena Sering ke Luar Negeri, Fadli Zon: Diplomasi Presiden bukan Omon-Omon
“Tan Malaka juga dikenal sebagai seorang pemikir dengan karya-karya penting seperti Madilog dan Dari Penjara ke Penjara,” ujarnya.
Lebih lanjut Menteri Fadli mengatakan perjuangan Tan Malaka sangat dihargai dan dihormati oleh pejuang lain. Proklamator RI Bung Karno pun merupakan salah satu tokoh yang menghargai pemikir dan tokoh revolusioner itu.
“Tan Malaka ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional pada tahun 1963,” imbuh Menteri Fadli.
Dalam kunjungan kerja itu, Menteri Fadli juga menyampaikan rencana pemerintah merenovasi dan mengelola kawasan Rumah Tan Malaka.
Sebab, status Rumah Tan Malaka kini telah ditetapkan sebagai Cagar Budaya Nasional.
Rencana perbaikan Rumah Tan Malaka itu mencakup fisik bangunan, tata pameran, pencahayaan ruangan, dan pengembangan beberapa sudut lainnya.
Namun, Menteri Fadli menegaskan pengelolaan Rumah Tan Malaka tetap bisa dilakukan oleh pihak lain, seperti yayasan.
“Yang utama ialah seluruh keluarga (Tan Malaka) sepakat dan menyetujui,” imbuh Menteri Fadli.
Selain itu, Menteri Fadli Zon juga meminta Bupati Lima Puluh Kota Safni Sikumbang membuat penunjuk arah maupun simbol-simbol yang menandakan kawasan tersebut sebagai Rumah Tan Malaka.
“Kita akan jadikan tempat ini sebagai pusat budaya, wisata sejarah, dan tempat bersejarah yang mengenang Tan Malaka sebagai seorang pejuang nasional Indonesia,” ujar Fadli kepada jajaran Pemda Lima Puluh Kota. (esy/jpnn.com)
Kamu Sudah Menonton Video Terbaru Berikut ini?
Redaktur : Soetomo Samsu
Reporter : Mesyia Muhammad




