Donald Trump Kirim Utusan ke Swiss Temui Iran, Ini Daftar Isu Krusial yang Dibahas untuk Akhiri Perang

viva.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

Swiss, VIVA – Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali mendorong upaya diplomasi untuk mengakhiri perang yang melibatkan Iran dan sekutunya di kawasan Timur Tengah. Langkah terbaru dilakukan dengan mengirim utusan khusus AS, Steve Witkoff, ke Swiss untuk melakukan pembicaraan dengan pejabat tinggi Iran.

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya lanjutan setelah tercapainya kesepakatan sementara yang ditandatangani pekan ini guna menghentikan konflik dan membuka jalan menuju perjanjian damai yang lebih permanen.

Baca Juga :
Menohok! Khamenei Klaim Trump Putus Asa hingga Dorong Perjanjian Damai dengan Iran
Iran Gratiskan Kapal yang Melintas Selat Hormuz Selama 60 Hari

Menurut laporan yang beredar, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi juga dijadwalkan menuju Swiss untuk mengikuti rangkaian pembahasan yang dipusatkan di negara tersebut.

Selain Witkoff, Jared Kushner yang merupakan menantu Donald Trump disebut telah lebih dulu berada di Swiss untuk mempersiapkan jalannya negosiasi.

Langkah ini dilakukan di tengah munculnya harapan baru setelah Israel dan Hizbullah mencapai kesepakatan gencatan senjata di Lebanon pada Jumat, 20 Juni 2026.

Trump Kirim Tim Khusus untuk Negosiasi Perdamaian

Pengiriman Steve Witkoff dinilai sebagai sinyal bahwa Washington dan Teheran masih berkomitmen melanjutkan proses diplomasi meskipun sempat terganggu oleh meningkatnya ketegangan di Lebanon.

Sebelumnya, Wakil Presiden AS JD Vance sempat dijadwalkan menghadiri pembicaraan tersebut. Namun agenda itu dibatalkan akibat situasi keamanan yang memanas di Lebanon sebelum akhirnya tercapai kesepakatan gencatan senjata.

Dengan membaiknya situasi di Lebanon, negosiasi teknis yang sempat tertunda kembali dipersiapkan untuk membahas berbagai isu yang menjadi syarat tercapainya kesepakatan permanen.

Isu-Isu Penting yang Akan Dibahas

Fokus utama pembicaraan di Swiss bukan hanya menghentikan perang, tetapi juga menyelesaikan sejumlah persoalan yang selama ini menjadi sumber ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran.

Beberapa isu utama yang akan dibahas meliputi:

  • Penghentian permanen operasi militer di seluruh front konflik.
  • Implementasi gencatan senjata di Lebanon.
  • Penyelesaian sengketa terkait program nuklir Iran.
  • Pembukaan kembali jalur pelayaran dan perdagangan di Selat Hormuz.
  • Stabilisasi pasokan energi global.
  • Mekanisme pencabutan atau pelonggaran sanksi ekonomi terhadap Iran.
  • Pembentukan kerangka kesepakatan jangka panjang antara Washington dan Teheran.

Pembahasan tersebut merupakan bagian dari tindak lanjut memorandum 14 poin yang telah disepakati kedua pihak pekan ini.

Baca Juga :
AS dan Iran Resmi Teken Perjanjian Damai, Teheran Beri Pesan Menohok: Saatnya Uji Implementasi
Israel Tolak Mundur dari Lebanon, Trump Minta Netanyahu Lebih Rasional
Trump Bilang Tanpa Kesepakatan Damai, Iran Akan Dibom hingga Dua Tahun

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
2 Remaja Ditemukan Tewas Penuh Darah di Selokan Bekasi, Diduga Korban Tawuran
• 14 jam lalurctiplus.com
thumb
Komunis Amerika Ini Diujung Tanduk Gegara AS, Siapkan Manuver Darurat
• 14 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Misteri Air Mata Lionel Messi Akhirnya Terungkap, Ternyata Berkaitan dengan Kondisi Ayahnya
• 6 jam lalugrid.id
thumb
Kementerian PKP Lirik Penggunaan Sepablock untuk Program 3 Juta Rumah di Indonesia
• 19 jam lalubisnis.com
thumb
RI-Kuwait Perkuat Kerja Sama Sektor Ketahanan Energi di Tengah Ketidakpastian Global
• 22 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.