ADB Tetapkan Pengembangan SDM sebagai Fokus Utama Kemitraan dengan Indonesia hingga 2029

pantau.com
5 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Asian Development Bank (ADB) menegaskan pengembangan sumber daya manusia (SDM) menjadi salah satu fokus utama kemitraan strategis dengan Indonesia periode 2025-2029, bersama peningkatan daya saing ekonomi serta ketahanan dan keberlanjutan pembangunan.

Pernyataan itu disampaikan Deputy Country Director for ADB Resident Mission in Indonesia, Kanya Satyani Sasradipoera, dalam acara Japan-Funded Scholarship Programs Alumni Gathering for Indonesia di Jakarta, Jumat (19/6).

Menurut Kanya, investasi pada pendidikan dan pengembangan keterampilan menjadi langkah penting untuk memberdayakan individu maupun institusi dalam mendukung pembangunan nasional.

“Bersama pemerintah dan mitra, kami senantiasa memperkuat pendidikan tinggi dan pengembangan keterampilan guna memberdayakan individu serta institusi untuk terus mendukung pembangunan,” ujarnya.

Beasiswa Jadi Wujud Investasi Pendidikan

ADB mengimplementasikan fokus pengembangan SDM melalui berbagai program, salah satunya ADB-Japan Scholarship Program (ADB-JSP) yang didukung Pemerintah Jepang.

Kanya menuturkan pendidikan memiliki peran penting dalam membuka wawasan serta menciptakan perubahan positif bagi masyarakat.

Selain mendukung pembangunan infrastruktur dan ekonomi, ADB bersama Pemerintah Jepang juga berupaya memperluas akses pendidikan melalui berbagai program beasiswa.

"Kami sangat berterima kasih kepada pihak Pemerintah Jepang atas komitmen jangka panjangnya untuk selalu memberdayakan para generasi cendekiawan serta para pembawa perubahan di seluruh kawasan," ungkapnya.

Perkuat Kemitraan untuk Pembangunan Berkelanjutan

Kanya mengatakan kolaborasi tersebut mencerminkan semangat gotong royong yang menjadi bagian penting dalam setiap agenda pembangunan yang dijalankan ADB.

“Tahun ini, seiring dengan perayaan ulang tahun ke-60 ADB, kami menyoroti bahwa banyak kontribusi jangka panjang dari lembaga ini yang dapat terealisasi berkat kemitraan yang kuat dan langgeng,” katanya.

Pertemuan alumni program beasiswa yang digelar di Jakarta merupakan kelanjutan dari agenda serupa yang sebelumnya berlangsung di Manila, Filipina, dan Dhaka, Bangladesh.

Acara tersebut dihadiri para alumni penerima beasiswa yang didukung Pemerintah Jepang melalui ADB-JSP, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Olahraga, Ilmu Pengetahuan, dan Teknologi Jepang (MEXT), Japan International Cooperation Agency (JICA), Dana Moneter Internasional (IMF), Bank Dunia, serta sejumlah mitra lainnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Drama Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa, Refly Ungkap Alasan Keduanya Dirawat Inap
• 11 jam laludisway.id
thumb
Gol Kilat Saibari Bawa Maroko Bekuk Skotlandia
• 10 jam lalucelebesmedia.id
thumb
Pantai Utara Jawa Sudah Tenggelam, di Wilayah Ini Sudah Parah
• 14 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Bagaimana Aliansi BEM Bersatu Bisa Tahu Pemilik Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Dikaitkan dengan Timses Ganjar?
• 23 jam laludisway.id
thumb
Monas Berselawat, Ribuan Jemaah Padati Haul Ulama Betawi
• 15 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.