Bagaimana Aliansi BEM Bersatu Bisa Tahu Pemilik Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Dikaitkan dengan Timses Ganjar?

disway.id
7 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID - Siapa Aliansi BEM Bersatu, menjadi buah bibir publik karena tiba-tiba muncul menyinggung aksi mahasiswa hingga mengusut Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mobil Fortuner yang ditumpanginya. 

Aliansi BEM Bersatu mengungkap bagaimana mereka tahu data mobil Tiyo Ardianto merupakan milik seseorang yang diduga terafiliasi dengan timses salah satu capres yakni Ganjar Pranowo di Pilpres 2024. 

Netizen langsung melempar pertanyaan mengapa bisa sampai Aliansi BEM Bersatu mengetahui data tersebut. 

“Ini mahasiswa atau intel, kok tahu sampai segitunya,” tulis netizen. 

“Ini kok sampai punya data lengkapnya ya,” tulis yang lain. 

BACA JUGA:Tiyo Ardianto Endus Ada Settingan di Balik Tudingan Mobil Fortuner: Potong Telinga Saya!

Apalagi sejumlah kampus yang terdaftar dalam daftar nama anggota BEM Aliansi Bersatu yang hadir ramai-ramai membuat klarifikasi atas sosok mereka.

Sebelumnya, tiba-tiba kelompok Aliansi BEM Bersatu muncul ke publik menyoroti mobil yang dimiliki Tiyo Ardianto, yang diungkap ke publik oleh jebolan Omah Dongeng Marwah itu karena mobil itu dipasangi alat pelacak dan alat sadap. 

Juru Bicara BEM Fakultas Bersatu, Rahmat Djimbula menyampaikan pernyataan sikap, yaitu menolak gerakan mahasiswa yang ditunggangi kepentingan politik praktis.

“Kami, BEM Fakultas Bersatu, menolak segala bentuk pergerakan mahasiswa yang dipengaruhi kepentingan politik praktis. Gerakan mahasiswa harus selalu menjadi suara rakyat, bukan alat elite dalam perebutan kekuasaan,” jelasnya kepada media. 

BACA JUGA:Status Anggota BEM Bersatu yang Pertanyakan Tiyo Ardianto Dibantah Kampus: Kami Tidak Pernah Kirim Utusan!

Mereka menilai sejumlah aksi mahasiswa belakangan ini mulai kehilangan arah, yang ditandai dengan kurangnya riset, lemahnya argumentasi, serta tuntutan yang tidak jelas. 

“Kondisi ini menimbulkan pertanyaan apakah gerakan tersebut masih benar-benar berpihak kepada rakyat atau justru telah disusupi agenda tertentu. Terdapat beberapa faktor utama yang menjadi dasar penilaian kami,” ucapnya. 

Pertama, kata dia, mereka mempertanyakan prioritas isu yang diangkat.

Di tengah berbagai kebutuhan masyarakat, perhatian justru diarahkan pada isu-isu yang bukan merupakan urgensi utama.

  • 1
  • 2
  • 3
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tinjau Koperasi Binaan, Dirut LPDB Tekankan Inovasi dan Daya Saing di Tengah Tantangan Ekonomi
• 7 jam laludisway.id
thumb
iQOO Z11i mulai diperkenalkan, simak bocoran spesifikasinya
• 7 jam laluantaranews.com
thumb
Pramono Hadiri Haul Akbar Ulama dan Habaib Betawi
• 2 jam laludetik.com
thumb
Produk Herbal Indonesia Kantongi Kesepakatan Ekspor Rp2,5 Miliar ke Arab Saudi
• 10 jam lalupantau.com
thumb
Dolar AS Menguat, Bank Mega Syariah Jaga Momentum Pertumbuhan Pembiayaan Produktif
• 5 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.