Seolah Tak Percaya, Alexander Volkanovski Ungkap Penyebab Ilia Topuria Kalah dari Justin Gaethje

viva.co.id
6 jam lalu
Cover Berita

VIVA – Kekalahan mengejutkan Ilia Topuria dari Justin Gaethje di UFC Freedom 250 masih menjadi perbincangan hangat. Banyak pihak tak menyangka petarung yang sebelumnya tak terkalahkan itu harus kehilangan sabuk juara kelas ringan UFC setelah pertarungan sengit yang berlangsung di Gedung Putih, Washington DC.

Dalam laga tersebut, Topuria (17-1 MMA, 9-1 UFC) harus menerima kekalahan pertama dalam karier profesionalnya setelah dokter menghentikan pertarungan usai ronde keempat.

Baca Juga :
Lawan Senegara Conor McGregor, Khabib Nurmagomedov Kirim Pesan Khusus untuk Islam Makhachev
Masih Belum Terima, Alex Pereira Sebut Ciryl Gane Kelelahan Sebelum Momen Sikut Ilegal

Keputusan itu membuat Gaethje (28-5 MMA, 11-5 UFC) dinyatakan menang TKO sekaligus merebut gelar juara kelas ringan.

Justin Gaethje (kanan) berhasil mengalahkan Ilia Topuria (kiri) di UFC White House.
Photo :
  • X @UFC

Meski kalah, Topuria sempat memberikan ancaman serius. Pada ronde kedua, ia berhasil menjatuhkan Gaethje dan nyaris mengakhiri pertandingan lebih cepat. Namun, pengalaman dan ketenangan Gaethje menjadi pembeda.

Sejak ronde pertama, petarung berjuluk "The Highlight" itu tampil agresif dan efektif. Serangan-serangannya menyebabkan kerusakan pada kedua mata Topuria serta membuat wajah sang juara bertahan mengalami luka cukup parah.

Juara kelas bulu UFC, Alexander Volkanovski, yang pernah dikalahkan Topuria di UFC 298, turut memberikan pandangannya terkait hasil mengejutkan tersebut. Menurutnya, kekalahan Topuria lebih disebabkan oleh pendekatan bertarung yang kurang tepat.

Volkanovski bahkan masih yakin Topuria memiliki peluang besar jika pertandingan ulang benar-benar terjadi.

"Saya pikir jika Ilia bertarung dengan benar, dia akan belajar banyak dari itu," kata Volkanovski dalam acara The Ariel Helwani Show.

"Saya pikir Ilia akan memenangkan pertandingan ulang, dan itu sama sekali bukan kritik terhadap Justin. Jelas Ilia difavoritkan karena suatu alasan. Jika dia tidak terlalu terburu-buru, bertarung dengan jarak yang lebih baik, dan kemudian melakukan apa yang biasanya dia lakukan, memasang jebakan yang bagus, dia akhirnya akan menemukannya. Terlalu agresif adalah hal yang membuatnya kalah, menurut saya."

Volkanovski juga memberikan apresiasi tinggi kepada Gaethje yang sukses mematahkan semua prediksi. Sebelum pertarungan, sebagian besar pengamat menjagokan Topuria untuk mempertahankan gelarnya dan melanjutkan dominasi di divisi kelas ringan.

Namun, Gaethje justru mampu tampil sempurna di salah satu panggung terbesar UFC tahun ini.

Baca Juga :
Tak Cuma Juara, Justin Gaethje Torehkan Prestasi Langka yang Terakhir Dilakukan Conor McGregor
Topuria Babak Belur di UFC White House, Pelatih Islam Makhachev Kini Lebih Tertarik Hadapi Conor McGregor
Dibuat Malu di UFC White House, Topuria Janji Balas Dendam, Justin Gaethje: Saya Sudah Menang Telak

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Mahasiswa Minta Pemerintah Tegakkan Pasal 33, Soroti Dominasi Asing di Industri Nikel
• 17 jam lalujpnn.com
thumb
Arti Mimpi Burung Hantu: Pertanda Kebijaksanaan atau Peringatan yang Harus Diwaspadai?
• 7 jam lalugrid.id
thumb
Imigrasi Soekarno-Hatta Tunda Keberangkatan Tiga WNI yang Diduga Hendak Bekerja Ilegal ke Kamboja
• 12 jam lalupantau.com
thumb
Rusia Jual Saham Perusahaan Tambang Emas Hasil Sitaan Senilai USD 1,3 M
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
Toy Story 5 Panen Besar, 300 Ribu Penonton Diraih Hanya dalam 3 Hari di Indonesia
• 1 jam lalutabloidbintang.com
Berhasil disimpan.