UMMA Tingkatkan Kesejahteraan Melalui Pelatihan Olahan Cabai Merah di Desa Rompegading

harianfajar
8 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, MAROS – Universitas Muslim Maros (UMMA) menggelar program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) selama dua hari, 14 hingga 15 Juni 2026, di rumah Ketua Kelompok Wanita Tani (KWT) Anggrek, Suriati, Desa Rompegading, Kecamatan Cenrana, Kabupaten Maros. Program ini bertujuan mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pelatihan diversifikasi produk berbasis potensi lokal, khususnya cabai merah.

Dalam kegiatan ini, UMMA melibatkan tiga dosen, tiga mahasiswa, serta dua praktisi UMKM sebagai pendamping. Sejumlah narasumber kompeten hadir memberikan materi, antara lain Dr. Azisah, S.TP., M.Si., yang membawakan pelatihan pengolahan produk saus camer dan kerupuk camer. Sementara itu, Dr. Mohammad Anwar Sadat, S.P., M.Si., bersama praktisi UMKM Murni, S.P., memberikan pelatihan terkait kemasan dan labeling. Materi digital marketing disampaikan oleh Hajar, SE., MM., bersama dua praktisi UMKM lainnya.

Dr. Azisah menegaskan bahwa pelatihan ini sangat penting bagi Desa Rompegading yang memiliki potensi besar pada komoditas cabai merah.

“Kami berharap masyarakat dapat menindaklanjuti hasil pelatihan ini secara berkelanjutan sehingga memberikan manfaat nyata bagi peningkatan usaha dan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

Kolaborasi Akademik dan Masyarakat untuk Kemandirian Ekonomi

Program ini merupakan bagian dari skema Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat yang didanai oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) Tahun Anggaran 2026. UMMA tidak hanya berfokus pada pelatihan dan pendampingan, tetapi juga mendorong kolaborasi erat dengan masyarakat lokal guna menciptakan inovasi yang relevan dengan kebutuhan dan potensi daerah.

Melalui program ini, UMMA berupaya menjembatani dunia akademik dengan kehidupan sehari-hari masyarakat serta memastikan kontribusi yang diberikan berdampak jangka panjang dalam memperkuat ketahanan ekonomi keluarga.

Ketua Tim Pengabdian kepada Masyarakat UMMA menegaskan pentingnya penguatan ekonomi lokal berbasis potensi daerah dan pengembangan sumber daya manusia secara berkelanjutan sebagai solusi atas berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat.

Respons Positif dari Kelompok Wanita Tani Anggrek

Sebanyak 20 anggota KWT Anggrek antusias mengikuti pelatihan yang juga dihadiri oleh penyuluh pertanian Desa Rompegading. Ketua KWT Anggrek memberikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan ini.

“Pelatihan ini memberikan pengetahuan dan keterampilan baru bagi anggota kelompok dalam mengolah cabai merah menjadi produk yang memiliki nilai tambah,” katanya saat ditemui di lokasi kegiatan.

Dia berharap ilmu yang diperoleh dapat diterapkan dan dikembangkan sehingga mampu meningkatkan pendapatan serta membuka peluang usaha bagi anggota KWT Anggrek dan masyarakat sekitar.

Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan serta kesejahteraan anggota kelompok secara berkelanjutan melalui pengolahan cabai merah menjadi saus camer dan kerupuk camer serta pemahaman teknik pengemasan dan pemasaran digital melalui media sosial dan platform e-commerce. (rin/*)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini, BMKG: Cerah hingga Cerah Berawan
• 14 jam lalumetrotvnews.com
thumb
DJP Soroti Risiko Hilangnya Penerimaan Negara dari Skema Hibah MBG
• 12 jam lalubisnis.com
thumb
Belajar dari India, Ini Cara Kurangi Ketergantungan Impor BBM Timteng
• 16 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Fokus Karier Akting, Hyunsuk Eks CIX Resmi Gabung Agensi Management Run
• 2 jam lalubeautynesia.id
thumb
PDIP Sindir Golkar Candu Kekuasaan: Kalah Atau Menang Maunya Ikut Berkuasa
• 13 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.