Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Timnas Brasil, Carlo Ancelotti, membawa kabar baik terkait kondisi Neymar. Sang bintang Selecao berpeluang menjalani comeback pada laga terakhir fase grup Piala Dunia 2026.
Seperti diketahui, Brasil meraih kemenangan penting pada pertandingan kedua Grup C Piala Dunia 2026. Tim Samba sukses menundukkan Haiti dengan skor meyakinkan 3-0 pada Sabtu (20/6/2026) pagi WIB.
Bermain di Lincoln Financial Field, Brasil tampil dominan sejak menit awal pertandingan. Tim asuhan Carlo Ancelotti mampu mengendalikan jalannya laga dan terus menekan Haiti sepanjang pertandingan.
Matheus Cunha menjadi bintang kemenangan Brasil setelah mencetak dua gol pada menit ke-23 dan ke-36. Penampilan impresifnya kemudian disempurnakan oleh gol Vinicius Junior yang membawa Selecao menutup babak pertama dengan keunggulan tiga gol tanpa balas.
Kemenangan tersebut sangat berarti bagi Brasil. Setelah gagal meraih hasil maksimal pada laga pembuka, tambahan tiga poin dari pertandingan melawan Haiti membuat Selecao naik ke puncak klasemen sementara Grup C dengan koleksi empat poin.
Di tengah suasana positif usai pertandingan, Ancelotti menyampaikan kabar yang paling ditunggu para pendukung Brasil. Pelatih asal Italia itu memastikan kondisi Neymar terus menunjukkan perkembangan yang menggembirakan.
Ancelotti mengungkapkan bahwa proses pemulihan Neymar berjalan sesuai rencana. Bahkan, ia optimistis pemain berusia 34 tahun tersebut sudah siap dimainkan saat Brasil menghadapi Skotlandia pada laga terakhir fase grup.
"Neymar akan berlatih secara individu besok, kemudian berlatih bersama tim pada hari Senin, dan akan siap untuk pertandingan melawan Skotlandia," ujar Ancelotti seperti dikutip dari UOL Esporte.
Kembalinya Neymar tentu menjadi tambahan kekuatan yang sangat berharga bagi Brasil. Pengalaman, kreativitas, dan kualitas yang dimilikinya masih dianggap sebagai salah satu senjata utama Selecao di turnamen ini.
Selain membahas kondisi Neymar, Ancelotti juga menjelaskan alasan di balik susunan pemain yang diturunkannya saat menghadapi Haiti. Menurutnya, seluruh keputusan diambil berdasarkan kebutuhan tim untuk meraih kemenangan.
"Tim yang turun ke lapangan adalah tim yang menurut saya mampu memenangkan pertandingan," tegas mantan pelatih Real Madrid tersebut.




