MSCI Pertahankan Mayoritas Penilaian Indonesia, Sinyal Positif bagi Pasar Modal

republika.co.id
4 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Abra Talattov mengatakan penilaian dari penyedia indeks global MSCI, menegaskan posisi Indonesia sebagai pasar yang tetap relevan bagi investor global.

"Keputusan MSCI untuk mempertahankan sebagian besar penilaiannya terhadap Indonesia, semakin mempertegas posisi Indonesia dalam peta investasi global," ujar Abra sebagaimana keterangan yang diterima di Jakarta, Sabtu (20/6/2026).

Baca Juga
  • Tak Cukup Hanya Ramai, HIPPI Ungkap Tantangan Baru Industri Pariwisata
  • Posisi Tiga Fortune Southeast Asia 500, Pertamina: Jadi Motivasi Perkuat Ketahanan Energi Nasional
  • Pertamina Berkah, Tebar Kebahagiaan untuk 17.300 Anak Yatim dan Dhuafa di Seluruh Indonesia

Abra menilai penilaian MSCI dapat membantu meredakan kekhawatiran sebagian investor asing, yang sejak awal tahun mencermati perubahan pandangan sejumlah lembaga pemeringkat dan penyedia indeks global terhadap pasar modal Indonesia.

"Karena itu, keputusan MSCI kali ini tidak mengejutkan secara negatif, melainkan justru mengonfirmasi ekspektasi bahwa Indonesia masih dipandang sebagai pasar yang relevan bagi investor global," ujar Abra.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Ia melanjutkan bahwa penilaian MSCI seiring dengan ekspektasi investor yang meyakini Indonesia masih memiliki fondasi pasar dan ekonomi yang kuat, untuk tetap berada dalam kategori "Emerging Markets".

Optimisme itu tercermin dari sejumlah indikator makroekonomi yang masih menunjukkan kinerja solid, yaitu pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,61 persen year on year (yoy) pada kuartal I-2026.

Kemudian, tingkat inflasi terjaga pada level 3,08 persen (yoy) pada Mei 2026, rasio kecukupan modal perbankan berada di atas 25 persen, serta cadangan devisa pada akhir Mei 2026 mencapai 144,9 miliar dolar AS.

"Kondisi itu menunjukkan bahwa stabilitas ekonomi dan sektor keuangan nasional masih terjaga di tengah ketidakpastian global yang belum sepenuhnya mereda," ujar Abra.

Ia memahami bahwa perhatian publik terhadap laporan MSCI banyak tertuju pada penurunan penilaian pada indikator "Information Flow".

Namun demikian, menurutnya, penurunan itu tidak dapat serta-merta dijadikan cerminan kualitas pasar modal Indonesia secara keseluruhan.

Ia mengakui bahwa transparansi informasi memang merupakan salah satu faktor penting yang mempengaruhi persepsi investor terhadap suatu pasar.

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : ANTARA
@font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Buka Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Batch 3, Kemnaker Targetkan 20 Ribu Peserta
• 5 jam lalujpnn.com
thumb
FolaPlay Gandeng UniPin, Perluas Penjualan Voucher Streaming Piala Dunia 2026
• 21 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Harga Emas Antam, UBS dan Galeri 24 di Pegadaian Hari Ini Sabtu 20 Juni 2026
• 10 jam lalubisnis.com
thumb
Hari Wartawan Nasional Malaysia perkukuh kolaborasi jurnalis ASEAN
• 16 jam laluantaranews.com
thumb
Bareskrim Tahan Tersangka Baru Kasus PT DSI, Eks Pejabat OJK dan BEI Jadi Tersangka
• 2 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.