Sekda Lampung Tengah Jadi Tersangka Kasus Honorer Fiktif

metrotvnews.com
4 jam lalu
Cover Berita

Bandar Lampung: Kepolisian Daerah (Polda) Lampung menetapkan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng) WA sebagai tersangka. WA diketahui terlibat kasus rekrutmen tenaga honorer fiktif di lingkungan Pemerintahan Kota Metro.

"Benar, saudara WA (Sekda Lamteng) sudah ditetapkan sebagai tersangka," kata Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari, dilansir dari Antara, Sabtu, 20 Juni 2026. 

Ia mengatakan, penetapan tersangka dilakukan setelah tim Subdit Tipikor Ditreskrimsus Polda Lampung menggelar perkara terkait kasus tersebut. Dari hasil gelar perkara, penyidik menyatakan unsur dua alat bukti telah terpenuhi
 

Baca Juga :

Mendagri Minta Pemda Setop Rekrutmen Tenaga Honorer Baru

"Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Lampung telah menggelar perkara dan menemukan bukti yang dinilai cukup untuk menetapkan yang bersangkutan sebagai tersangka," ungkapnya.

Yuni mengatakan WA belum diperiksa terkait kapasitasnya sebagai tersangka. "Belum diperiksa, rencananya pekan depan yang bersangkutan akan dipanggil untuk dilakukan pemeriksaan sebagai tersangka," ucap dia.


Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari. (ANTARA/Dian Hadiyatna)


Diketahui, kasus tersebut bermula saat WA masih menjabat sebagai Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Metro pada periode 2024-2025.

Dalam proses penyidikan, WA diduga terlibat dalam perekrutan 387 tenaga honorer yang tidak sesuai fakta atau fiktif. Penyidik Ditreskrimsus Polda Lampung juga telah mengantongi hasil perhitungan kerugian negara dalam perkara tersebut.

"Hasil perhitungan kerugian negaranya sudah keluar, nanti akan disampaikan dalam rilis resmi, mohon bersabar," paparnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Wagub Jateng Perintahkan Selidiki Adanya SPPG Beli Bahan Baku MBG di Bawah HAP
• 11 jam lalurepublika.co.id
thumb
Harga Emas Pegadaian Kompak Merosot Hari Ini 20 Juni 2026, UBS Turun Rp49.000 dan Antam Susut Rp32.000 per Gram
• 8 jam laluviva.co.id
thumb
Survei Sebut Jokowi Dongkrak Citra Positif, PSI Perlu Konvensi Jadi Program Kerja
• 17 jam lalutvonenews.com
thumb
Dasco Telepon Bahlil dan Nanik di Depan Mahasiswa Pendemo
• 19 jam laluliputan6.com
thumb
iPhone Tak Aman! Krisis Ekstrem Berlanjut-Bos Apple Bongkar Rencana
• 11 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.