VIVA – Kapten Timnas Argentina, Lionel Messi dilaporkan ke FIFA jelang laga lanjutan Grup J kontra Austria pada Selasa (23/6/2026). Hal ini berkaitan dengan tekel di laga kontra Aljazair.
Argentina meraih kemenangan telak 3-0 atas Aljazair dalam laga Piala Dunia 2026. Namun, hasil pertandingan tersebut kini memicu kontroversi setelah Federasi Sepak Bola Aljazair dilaporkan mengajukan keluhan resmi kepada FIFA terkait sejumlah keputusan wasit yang dinilai merugikan mereka.
Dalam laga itu, Lionel Messi tampil gemilang dengan mencetak hattrick. Tiga gol tersebut membuat megabintang berusia 39 tahun itu menyamai rekor legenda Jerman, Miroslav Klose, sebagai pemain dengan koleksi 16 gol di ajang Piala Dunia.
Di tengah euforia pencapaian bersejarah Messi, muncul perdebatan mengenai sebuah insiden yang terjadi pada menit ke-31 pertandingan. Dalam tayangan ulang, Messi terlihat mengenai betis bek Aljazair, Aissa Mandi, dalam sebuah duel perebutan bola.
Meski VAR sempat melakukan pemeriksaan, wasit asal Polandia, Szymon Marciniak, memutuskan untuk tidak mengeluarkan kartu merah. Messi hanya mendapat teguran sehingga tetap bisa melanjutkan pertandingan hingga akhir.
Keputusan tersebut memicu kemarahan pihak Aljazair yang merasa timnya dirugikan oleh kepemimpinan wasit. Federasi Sepak Bola Aljazair bahkan disebut telah menyampaikan protes resmi kepada FIFA setelah pertandingan berakhir.
“Keluhan tersebut terutama menyangkut tekel Messi, yang menurut semua orang pantas mendapatkan kartu merah,” menurut sumber AFP di dalam Federasi Sepak Bola Aljazair.
“Ada juga dua insiden yang melibatkan sikutan. Keduanya seharusnya berujung pada kartu merah. Itu adalah tiga insiden yang sangat jelas, dan VAR tidak turun tangan," lanjutnya.
Selain insiden yang melibatkan Messi, Aljazair juga menyoroti beberapa momen lain yang dianggap luput dari hukuman. Salah satunya adalah dugaan sikutan yang dilakukan gelandang Argentina, Alexis Mac Allister, yang menurut pihak Aljazair seharusnya mendapat perhatian dari VAR.
Kontroversi tersebut semakin ramai diperbincangkan karena terjadi dalam pertandingan penting di panggung Piala Dunia. Banyak pihak menilai keputusan wasit berpotensi memengaruhi jalannya laga, terutama karena insiden itu terjadi saat Argentina sudah unggul melalui gol Messi.





