Bisnis.com, JAKARTA — PT Prodia Widyahusada Tbk. (PRDA) mengoperasikan Prodia Women’s Health Centre dan Premium Service Prodia Health Care Jakarta di Prodia Tower, sebagai bagian dari penguatan layanan kesehatan yang lebih terintegrasi, personal, dan berorientasi pada kenyamanan konsumen.
Commercial & Partnership Director Prodia Indriyanti Rafi Sukmawati mengungkapkan bahwa kedua fasilitas baru ini dihadirkan guna menjawab kebutuhan pasar dan tren gaya hidup pelanggan masa kini.
“Fasilitas ini dikembangkan untuk memberikan nilai tambah melalui layanan yang lebih responsif, efisien, dan eksklusif bagi pelanggan prioritas,” papar Indriyanti dalam konferensi pers, Sabtu (20/6/2026).
Indriyanti berharap kehadiran dua pusat layanan kesehatan ini dapat memperkuat kualitas customer experience sekaligus menghadirkan standar pemeriksaan medis yang semakin adaptif di Jakarta.
Secara fungsional, Prodia Women's Health Centre Jakarta berfokus menyediakan layanan preventif, diagnostik, hingga monitoring kesehatan wanita komprehensif yang kini sudah tersebar di Medan, Surabaya, dan Jakarta.
Sementara itu, Premium Service Prodia Health Care dirancang khusus sebagai bentuk apresiasi untuk memberikan ruang tunggu privat dan pendampingan end-to-end bagi anggota Prodia Customer Club Gold dan Ultima.
Baca Juga
- Mau IPO, Ini Rencana Penggunaan Dana Prodia Diagnostic Line (PRDL)
- IPO Prodia Diagnostic Line (PRDL), Pasang Harga Rp100-Rp120 per Saham
- Prodia (PRDA) Resmikan Klinik Stem Cell Perdana, Target Ekspansi ke Kota Besar
AVP Customer Solution Prodia Saskia Yusliana Kusumah menambahkan bahwa perusahaan akan terus merancang setiap touchpoint layanan secara menyeluruh demi kemudahan alur sirkulasi konsumen.
Ke depan, manajemen perseroan berkomitmen untuk terus melakukan evaluasi dan pengembangan fasilitas penunjang medis agar tetap relevan dengan dinamika ekspektasi industri kesehatan yang berkembang.
Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab atas kerugian atau keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.





