Dikukuhkan sebagai Bunda Komitmen Bantu Majukan Pendidikan di Gowa, Andi Tenri Indah Terima Amanah sebagai Bunda Guru

harianfajar
3 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, GOWA – Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Tenri Indah, resmi dikukuhkan sebagai Bunda Guru Kabupaten Gowa oleh Ketua PGRI Kabupaten Gowa, H. Sappe Mangiriang. Prosesi pengukuhan berlangsung di Hotel Golden Tulip, Kota Makassar, Sabtu, 20 Juni.

Pengukuhan tersebut menjadi bentuk kepercayaan sekaligus amanah bagi Andi Tenri Indah untuk ikut memperkuat perjuangan para guru, tidak hanya sebagai tenaga pendidik, tetapi juga sebagai sosok yang memiliki peran penting dalam membangun karakter dan masa depan generasi bangsa.

Dalam sambutannya, Ketua Komisi E DPRD Provinsi Sulsel itu menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas amanah yang diberikan kepadanya sebagai Bunda Guru Kabupaten Gowa.

“Ini adalah sebuah kepercayaan yang sangat besar bagi saya. Amanah ini akan saya jalankan dengan penuh tanggung jawab, dedikasi, dan komitmen untuk terus membersamai perjuangan para guru,” ujarnya.

Menurut politisi partai Gerindra itu, guru merupakan profesi mulia yang tidak sekadar mengajarkan ilmu pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter, akhlak, dan nilai-nilai kehidupan bagi setiap anak didik.

Ia mengaku memahami betul perjuangan para guru yang dengan penuh kasih sayang, kesabaran, dan keikhlasan mengabdikan diri untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.

“Guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa. Mereka bekerja tanpa mengharapkan pamrih ataupun pengakuan. Jasa mereka akan terus melekat sepanjang hayat karena dari tangan para gurulah lahir generasi yang cerdas, berkarakter, dan memiliki akhlak mulia,” katanya.

Bagi Andi Tenri Indah, seorang guru merupakan arsitek masa depan bangsa. Di balik setiap keberhasilan seorang anak, terdapat peran guru yang dengan sabar menanamkan ilmu, etika, dan nilai-nilai kehidupan.

Di tengah perkembangan zaman dan pesatnya kemajuan teknologi, ia menilai para guru juga dituntut untuk mampu beradaptasi dengan perubahan tanpa meninggalkan nilai-nilai dasar pendidikan.

Karena itu, menurutnya, peningkatan profesionalisme guru harus diiringi dengan perhatian terhadap kesejahteraan dan perlindungan profesi. Guru, kata dia, membutuhkan lingkungan kerja yang aman, nyaman, serta jaminan hak-hak yang memadai agar dapat menjalankan tugasnya secara optimal.

“Guru dituntut untuk terus meningkatkan kompetensi dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Namun di sisi lain, mereka juga berhak mendapatkan kesejahteraan, perlindungan, dan kenyamanan dalam bekerja. Ini menjadi tanggung jawab bersama, termasuk pemerintah,” tegasnya.

Sebagai Bunda Guru Kabupaten Gowa, Andi Tenri Indah berharap seluruh elemen masyarakat, pemerintah, organisasi profesi, hingga dunia usaha dapat membangun kolaborasi yang positif dalam mendukung kemajuan dunia pendidikan dan memperjuangkan hak-hak para guru.

Ia meyakini, ketika kesejahteraan dan perlindungan guru terpenuhi, maka para pendidik akan semakin optimal dalam menjalankan tugas mulianya mencerdaskan anak bangsa.

“Saya mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama memberikan perhatian kepada para guru. Jika hak-hak mereka terpenuhi, saya yakin mereka akan terus mengabdikan diri dengan sepenuh hati demi melahirkan generasi yang unggul dan berdaya saing,” pungkasnya.

Pengukuhan Bunda Guru Kabupaten Gowa ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, organisasi profesi, dan masyarakat dalam meningkatkan kualitas pendidikan serta mengangkat harkat dan martabat guru sebagai ujung tombak pembangunan sumber daya manusia.

Sementara itu, Ketua PGRI Kabupaten Gowa, H. Sappe Mangiriang, mengatakan penetapan Andi Tenri Indah sebagai Bunda Guru Kabupaten Gowa bukanlah keputusan yang diambil secara spontan, melainkan melalui proses panjang dan pembahasan bersama jajaran pengurus PGRI.

Menurutnya, PGRI Gowa terlebih dahulu menyusun sejumlah kriteria yang harus dimiliki sosok Bunda Guru, yakni figur yang memiliki kepedulian tinggi terhadap dunia pendidikan dan konsisten memperjuangkan hak-hak guru.

Sappe Mangiriang, menilai rekam jejak Andi Tenri Indah dalam memperjuangkan nasib guru menjadi salah satu alasan utama pengukuhannya sebagai Bunda Guru Kabupaten Gowa. Sebagai Ketua Komisi E DPRD Provinsi Sulawesi Selatan yang membidangi kesejahteraan rakyat, Andi Tenri Indah dinilai konsisten mengawal berbagai aspirasi tenaga pendidik, termasuk di Kabupaten Luwu Utara.

Menurut Sappe, Andi Tenri Indah pernah memberikan perhatian dan pendampingan terhadap persoalan yang dihadapi para guru di Luwu Utara. Keberpihakannya dalam memperjuangkan hak-hak tenaga pendidik serta memberikan dukungan kepada kepala sekolah yang menghadapi berbagai kendala menjadi bukti nyata kepeduliannya terhadap dunia pendidikan.

‘Kami melihat Ibu Andi Tenri Indah bukan hanya hadir dalam kegiatan seremonial, tetapi juga memiliki rekam jejak dalam memperjuangkan kepentingan guru. Salah satunya ketika beliau mengawal berbagai persoalan guru di Kabupaten Luwu Utara. Kepedulian dan keberpihakan itulah yang membuat kami yakin dan tidak ragu mengukuhkan beliau sebagai Bunda Guru Kabupaten Gowa,’ ujar Sappe Mangiriang.

Ia berharap, pengalaman dan komitmen Andi Tenri Indah dalam memperjuangkan kesejahteraan serta perlindungan guru dapat terus berlanjut melalui perannya sebagai Bunda Guru Kabupaten Gowa, sehingga mampu menjadi jembatan aspirasi antara tenaga pendidik dan pemerintah demi kemajuan pendidikan di daerah.

Pada kesempatan itu, Sappe Mangiriang juga memaparkan sejumlah agenda besar PGRI Kabupaten Gowa yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat. Salah satunya adalah partisipasi dalam Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) PGRI tingkat Provinsi Sulawesi Selatan yang akan digelar di Kabupaten Sidrap.

Ia menyebutkan, PGRI Gowa optimistis mampu meningkatkan prestasi dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya di Kabupaten Soppeng, di mana kontingen Gowa berhasil menempati peringkat keenam.

“Kami tidak memasang target yang berlebihan, tetapi optimistis mampu meraih posisi tiga besar. Kehadiran Bunda Guru nantinya diharapkan dapat memberikan semangat dan motivasi bagi seluruh kontingen PGRI Gowa yang akan berlaga di Sidrap,” katanya.

Selain itu, PGRI Kabupaten Gowa juga tengah mempersiapkan pembangunan Gedung PGRI sebagai pusat kegiatan dan pengembangan organisasi guru di daerah tersebut. Rencananya, peletakan batu pertama pembangunan gedung akan dilaksanakan pada 25 November 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Guru Nasional.

Menurut Sappe Mangiriang, keberadaan Gedung PGRI Kabupaten Gowa diharapkan menjadi simbol penguatan organisasi sekaligus wadah bagi para guru untuk terus meningkatkan kompetensi, profesionalisme, dan solidaritas dalam memajukan dunia pendidikan di Kabupaten Gowa.

Hadir dalam pengukuhan tersebut antara lain, Wakil Bupati Gowa Darmawangsyah Muin, Wakil Ketua DPRD Gowa Hasrul Abdul Rajab, Sekretaris PGRI Kabupaten Gowa, Kadis Pendidikan Kabupaten Gowa, PGRI Kabupaten Gowa dan sejumlah pengurus cabang PGRI se-Kabupaten Gowa. (an)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Norton Manx R Resmi Didistribusikan, Era Baru Motor Legendaris Inggris Dimulai
• 17 jam lalurepublika.co.id
thumb
Inilah Cara Pendaftar SPMB 2026 Jalur Zonasi untuk TK, SD, SMP (Lengkap)
• 7 jam lalukatadata.co.id
thumb
JAPFA Tampilkan Peran Life Cycle Assessment dalam Keuangan Berkelanjutan, Intip Yuk Beauty!
• 4 jam laluherstory.co.id
thumb
Pengembangan atlet olahraga disabilitas jadi perhatian Presiden
• 21 jam laluantaranews.com
thumb
5 Daerah di NTB Berstatus Siaga Kekeringan
• 1 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.