Hari Pengungsi Sedunia 2026: UNHCR Apresiasi Komitmen Indonesia dalam Perlindungan Pengungsi

bisnis.com
3 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Pengungsi (UNHCR) mengapresiasi komitmen Indonesia dalam memberikan perlindungan bagi para pengungsi dan pencari suaka yang mencari keselamatan dari konflik, perang, maupun penganiayaan.

Apresiasi tersebut disampaikan bertepatan dengan peringatan Hari Pengungsi Sedunia 2026 yang mengusung tema One Goal: Safety for All. Momentum ini juga bertepatan dengan 75 tahun Konvensi Pengungsi 1951 yang menjadi landasan perlindungan internasional bagi para pengungsi.

Juru Bicara UNHCR di Indonesia Hendrik Therik mengatakan komitmen kemanusiaan Indonesia selama ini telah memberikan rasa aman dan harapan bagi orang-orang yang terpaksa meninggalkan negara asal mereka.

“Komitmen kemanusiaan Indonesia selama ini telah memberikan rasa aman dan harapan bagi orang-orang yang terpaksa mengungsi, sekaligus menunjukkan pentingnya tanggung jawab bersama,” ujarnya dalam keterangan resmi, Sabtu (20/6/2026).

Menurut data UNHCR, saat ini terdapat sekitar 12.000 pengungsi dan pencari suaka yang berada di Indonesia. Mereka berasal dari lebih dari 50 negara, termasuk Afghanistan, Myanmar, Somalia, Sudan, Yaman, Irak, Sri Lanka, dan Palestina.

Secara global, tantangan utama yang dihadapi para pengungsi adalah pengungsian berkepanjangan. Berdasarkan laporan Global Trends UNHCR, sekitar tujuh dari sepuluh pengungsi di dunia hidup dalam situasi pengungsian jangka panjang dan menghabiskan waktu bertahun-tahun jauh dari rumah sambil menunggu solusi yang berkelanjutan.

Baca Juga

  • Pemkab Aceh Tamiang Percepat Relokasi Korban Bencana dari Pengungsian
  • Pemprov: Sumut Sudah Zero Pengungsi Bencana Banjir Besar dan Tanah Longsor
  • Tito Karnavian Klaim 100% Tak Ada Pengungsi di Tenda, Imbas Bencana Sumatra

UNHCR juga mencatat bahwa negara-negara berpendapatan rendah dan menengah saat ini menampung sekitar 68% pengungsi serta individu yang membutuhkan perlindungan internasional.

Senior Protection Officer UNHCR Indonesia Emily Bojovic menilai bantuan kemanusiaan memang penting untuk menyelamatkan nyawa, namun belum cukup untuk membantu pengungsi membangun kembali kehidupan mereka.

“Ketika diberikan kesempatan untuk memanfaatkan keterampilan, melanjutkan pendidikan, menjadi sukarelawan, dan berpartisipasi dalam kehidupan masyarakat, semua pihak akan diuntungkan,” katanya.

Menurut Emily, banyak pengungsi di Indonesia telah tinggal selama bertahun-tahun, bahkan lebih dari satu dekade, sambil menunggu solusi jangka panjang. Dalam kondisi tersebut, akses terhadap pendidikan, pengembangan keterampilan, serta keterlibatan dalam kegiatan sosial menjadi penting untuk menjaga produktivitas dan kemandirian mereka.

UNHCR mencontohkan sejumlah pengungsi yang aktif berkontribusi di komunitas. Salah satunya adalah pengungsi asal Somalia yang mendirikan organisasi komunitas untuk membantu sesama pengungsi beradaptasi dengan kehidupan di Indonesia serta menyediakan kegiatan belajar informal bagi anak-anak pengungsi.

Ada pula pengungsi asal Afghanistan yang menjadi pelatih karate dan terlibat dalam kegiatan pemberdayaan komunitas. Menurut UNHCR, berbagai organisasi yang dipimpin pengungsi turut menyelenggarakan pendidikan informal, pelatihan keterampilan, kegiatan olahraga, hingga dukungan sosial bagi sesama pengungsi.

UNHCR juga mengingatkan bahwa hampir 42 juta pengungsi di seluruh dunia meninggalkan rumah mereka bukan karena pilihan, melainkan karena keterpaksaan akibat konflik dan penganiayaan.

Dalam rangka memperingati Hari Pengungsi Sedunia 2026 di Indonesia, UNHCR bekerja sama dengan berbagai organisasi masyarakat sipil Indonesia, termasuk Refu+ure Indonesia, Jesuit Refugee Service Indonesia, Yayasan Cita Wadah Swadaya, Bridges for Hope, Islamic Relief Indonesia, sejumlah organisasi yang dipimpin oleh pengungsi, komunitas, serta seniman pengungsi dalam sebuah acara publik bertema “One Goal: Safety for All” yang diselenggarakan di Galeri Oesman Effendi, Taman Ismail Marzuki, pada 20 Juni 2026.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dari Pilkada ke Pilkada, Appi Sebut PPP Bagian Penting Perjalanan Politiknya
• 6 jam laluharianfajar
thumb
BI Rate Naik, BNI Cermati Dampak Terhadap Permintaan Kredit
• 36 menit lalubisnis.com
thumb
Provident Investasi (PALM) Tebar Dividen Rp50 Miliar, Catat Jadwalnya
• 16 jam laluidxchannel.com
thumb
Jadwal SIM Keliling Bandung Hari Ini 20 Juni 2026, Cek Lokasinya
• 16 jam lalurctiplus.com
thumb
Penyerapan Meningkat, Koperasi Susu Minta Program MBG Berlanjut
• 1 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.