BI Rate Naik, BNI Cermati Dampak Terhadap Permintaan Kredit

bisnis.com
2 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) menanggapi langkah Bank Indonesia (BI) yang kembali menaikkan suku bunga acuan alias BI Rate.

Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo menyampaikan keputusan bank sentral tersebut merupakan bagian dari bauran kebijakan yang perlu ditempuh untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus memperkuat kepercayaan pelaku usaha dan investor terhadap prospek ekonomi nasional.

"Meski demikian, BNI tetap mencermati potensi dampak kenaikan suku bunga terhadap permintaan kredit," kata Okki dalam keterangannya, Sabtu (20/6/2026).

Sejalan dengan hal itu, Okki memastikan bahwa perseroan akan terus mengelola portofolio bisnis secara selektif dan adaptif.

Langkah itu ditempuh dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian, sekaligus memastikan dukungan pembiayaan tetap tersedia bagi sektor-sektor produktif yang menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi nasional.

Di tengah dinamika suku bunga, perseroan turut memperkuat transformasi digital untuk meningkatkan efisiensi layanan dan proses bisnis. 

Baca Juga

  • BI Rate Naik, CIMB Niaga (BNGA) Optimistis Kinerja Bank Positif Tahun Ini
  • Maruarar Pastikan Bunga Rumah Subsidi Tak Naik Meski BI Rate Makin Tinggi
  • BI Rate Naik jadi 5,75%, Daya Beli dan Ekspansi Industri Terancam Seret

Berbagai inovasi digital terus dikembangkan BNI guna menghadirkan pengalaman perbankan yang lebih mudah, cepat, dan aman bagi nasabah, sekaligus tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian.

Okki menambahkan, BNI senantiasa memperkuat penerapan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG) dan manajemen risiko yang prudent

Perseroan juga terus meningkatkan kualitas pengelolaan risiko melalui pemantauan yang berkelanjutan terhadap portofolio kredit, likuiditas, serta perkembangan kondisi ekonomi dan pasar.

"Dengan fokus pada transformasi, penguatan tata kelola, dan pengelolaan risiko yang disiplin, BNI terus berupaya menjaga kinerja yang sehat serta memberikan nilai tambah yang berkelanjutan bagi nasabah, pemegang saham, dan seluruh pemangku kepentingan," tuturnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Hari Pengungsi Sedunia 2026: UNHCR Apresiasi Komitmen Indonesia dalam Perlindungan Pengungsi
• 5 jam lalubisnis.com
thumb
3 Mobil Kecelakaan di Tol Becakayu, 8 Orang Dilarikan ke RS
• 10 jam laludetik.com
thumb
ESQ Group Berikan Beasiswa Kuliah untuk Siswa Sekolah Rakyat
• 5 jam laludetik.com
thumb
Rupiah Menguat Di Tengah Aksi Demo, Stabilitas jadi Sorotan
• 3 jam laludisway.id
thumb
50 Tokoh Siap Jadi Penjamin Penangguhan Penahanan Roy Suryo, Ada Din Syamsuddin hingga Oegroseno
• 4 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.