VIVA – Harapan Indonesia di ajang Moto3 menyala. Pembalap muda kebanggaan Tanah Air, Veda Ega Pratama, berhasil mengamankan posisi start yang menjanjikan untuk balapan Moto3 Grand Prix Ceko 2026 setelah tampil kompetitif pada sesi kualifikasi di Sirkuit Brno, Sabtu, 20 Juni 2026.
Rider Honda Team Asia itu akan memulai balapan dari posisi kedelapan atau baris ketiga grid. Posisi tersebut menjadi modal berharga bagi Veda untuk kembali bersaing memperebutkan poin penting, bahkan membuka peluang meraih hasil terbaik sepanjang musim.
Veda membukukan catatan waktu terbaik 2 menit 05,270 detik. Hasil tersebut menempatkannya tepat di belakang Scott Ogden dan di depan Joel Kelso pada susunan grid balapan.
Meski belum mampu menembus baris depan, performa pembalap asal Daerah Istimewa Yogyakarta tersebut tetap layak mendapat apresiasi. Apalagi, ia hanya terpaut 1,201 detik dari peraih pole position, David Almansa.
Pembalap Liqui Moly Dynavolt Intact GP itu tampil dominan sepanjang sesi kualifikasi. Almansa sukses mengunci posisi start terdepan setelah mencatatkan waktu tercepat 2 menit 04,069 detik.
Catatan tersebut bukan hanya mengantarkannya meraih pole position, tetapi juga menjadi rekor lap baru Moto3 di Sirkuit Brno.
Almansa unggul sangat tipis, hanya 0,017 detik dari Hakim Danish yang harus puas berada di posisi kedua. Sementara Maximo Quiles melengkapi baris terdepan setelah mencatatkan waktu 2 menit 04,490 detik.
Persaingan ketat juga terlihat di baris kedua yang akan dihuni Alvaro Carpe, Brian Uriarte, dan Eddie O'Shea.
Adapun baris ketiga ditempati Scott Ogden, Veda Ega Pratama, dan Joel Kelso.
Bagi Almansa, hasil ini menjadi pole position ketiganya secara beruntun pada musim Moto3 2026. Konsistensi tersebut semakin mengukuhkan dirinya sebagai salah satu kandidat kuat dalam perebutan gelar juara dunia musim ini.
Sementara itu, Veda datang ke Brno dengan kepercayaan diri tinggi. Setelah delapan seri berlangsung, pembalap Indonesia berusia muda tersebut menempati posisi keenam klasemen sementara dengan koleksi 71 poin.
Jaraknya dengan Brian Uriarte di posisi kelima pun sangat tipis, hanya terpaut satu angka. Kondisi ini membuat balapan di Brno menjadi kesempatan emas bagi Veda untuk memperbaiki posisinya di papan klasemen.





