FORBIS Expo 2026, Alumni Gontor Tunjukkan Profesionalisme di Industri Event

beritajatim.com
4 jam lalu
Cover Berita

Ponorogo (beritajatim.com) – Dalam peringatan 100 tahun Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG), keterlibatan alumni tidak hanya tampak dalam dukungan moril. Sejumlah lulusan turut mengambil peran strategis dalam menyukseskan rangkaian agenda besar, salah satunya melalui penyelenggaraan FORBIS National Economic Summit & Expo 2026. Agenda tersebut menjadi ruang kolaborasi antara alumni, pelaku usaha, tokoh ekonomi, hingga jejaring bisnis nasional.

Salah satu alumni yang mendapat amanah itu adalah Muhammad Akbaryadi, lulusan Gontor tahun 2001. Melalui Alta Event Organizer, ia bersama tim dipercaya mengawal pelaksanaan FORBIS National Economic Summit & Expo 2026. Baginya, tugas tersebut bukan sekadar pekerjaan di bidang event management, melainkan bagian dari pengabdian kepada almamater yang telah membentuk perjalanan hidupnya.

“Bagi saya, ini bukan sekadar mengelola event. Ini bagian dari pengabdian. Ada nilai dakwah, syiar, dan kebermanfaatan yang ingin kami hadirkan melalui kerja-kerja profesional di dunia event,” ungkap Muhammad Akbaryadi, Sabtu (20/6/2026).

Akbaryadi menilai dunia penyelenggaraan acara memiliki keterkaitan erat dengan nilai-nilai yang diajarkan selama menempuh pendidikan di Gontor. Pengalaman berorganisasi, disiplin, kepemimpinan, hingga kemampuan bekerja sama menjadi bekal yang relevan ketika memasuki dunia profesional. Menurutnya, karakter tersebut justru menjadi kekuatan utama dalam industri event management.

“Di Gontor, kita terbiasa hidup dalam organisasi, disiplin waktu, kerja tim, tanggung jawab, dan kepemimpinan. Saat masuk ke dunia profesional, semua nilai itu ternyata sangat relevan, termasuk dalam industri event management,” ungkapnya.

Ia mengatakan, santri dan alumni Gontor memiliki peluang besar untuk berkiprah di berbagai sektor, tidak hanya di bidang pendidikan dan dakwah, tetapi juga industri kreatif, komunikasi, bisnis, hingga penyelenggaraan event berskala nasional. Bekal mental yang dibentuk di lingkungan pondok dinilai menjadi modal penting untuk menghadapi tantangan di berbagai profesi.

“Santri harus siap tampil di berbagai bidang. Termasuk menjadi promotor acara, konseptor, penggerak, dan pemimpin dalam industri kreatif. Karena dasar mentalnya sudah dibentuk di pondok,” katanya.

Dalam menangani FORBIS National Economic Summit & Expo 2026, Alta Event Organizer mengusung konsep yang tidak berhenti pada kelancaran pelaksanaan acara. Akbaryadi menegaskan penyelenggaraan event harus mampu menciptakan nilai tambah melalui kolaborasi dan jaringan yang terus berkembang setelah kegiatan berakhir. Dengan demikian, manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh peserta maupun lembaga yang terlibat.

“Event yang baik bukan hanya selesai ketika acara ditutup. Justru setelah itu harus ada dampak, ada jejaring yang tumbuh, ada kolaborasi yang berlanjut, dan ada nilai yang dirasakan oleh banyak pihak,” jelasnya.

Menurut Akbaryadi, pengalaman menjadi santri menjadi fondasi penting dalam perjalanan kariernya sebagai pelaku industri event. Berbagai aktivitas kepanitiaan dan dinamika organisasi selama di pondok memberikan pengalaman yang kemudian dikembangkan secara profesional sesuai kebutuhan industri. Bekal itulah yang kini diterapkan dalam setiap penyelenggaraan acara yang ditanganinya.

“Ilmu EO ini sebenarnya banyak saya dapatkan sejak di pondok. Di luar, sebagai alumni, ilmu itu kami formulasikan secara profesional, kami kembangkan, dan kami sesuaikan dengan kebutuhan industri,” sebutnya.

Melalui sinergi antara nilai-nilai kepondokan, jejaring alumni, dan manajemen event profesional, Akbaryadi berharap FORBIS National Economic Summit & Expo 2026 mampu menjadi salah satu agenda yang memberi manfaat jangka panjang. Ia ingin momentum peringatan satu abad Gontor tidak hanya dikenang sebagai seremoni, tetapi juga menjadi titik awal lahirnya kolaborasi yang lebih luas di bidang ekonomi umat.

“Semoga ini menjadi bagian kecil dari khidmah kami sebagai alumni. Gontor telah banyak memberi pelajaran hidup, dan sekarang saatnya alumni ikut memberi manfaat kembali dengan kapasitas masing-masing,” pungkasnya. (end/kun)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Fadli Zon Meresmikan Balai Budaya Elidan untuk Perkuat Aktivitas Seni dan Pelestarian Budaya Minangkabau
• 3 jam lalupantau.com
thumb
Top 5 Negara dengan Spesies Reptil Terbanyak di Dunia
• 8 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Jadwal Libur Sekolah di Sumatera, Kalimantan, dan Sulwesi, serta Arahan Kemendikdasmen
• 6 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Apa Jurus Pemerintah Hadapi Kebakaran Hutan dan Lahan 2026-2027?
• 20 jam lalukompas.com
thumb
Trump Klaim Iran Sangat Melemah Imbas Perang
• 3 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.