PBNU: Munas dan Konbes di Ploso Bahas Persiapan Muktamar 2026

viva.co.id
4 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Gelaran Munas dan Konbes NU di Pondok Pesantren Al-Falah Ploso, Kediri, akan membahas sejumlah agenda strategis organisasi, salah satunya lokasi Muktamar pada 1-5 Agustus 2026 mendatang. 

Muktamar sebagai forum tertinggi organisasi akan memilih Rais Aam dan Ketua Umum Tanfidziyah PBNU periode mendatang. 

Baca Juga :
13 Ulama Berkumpul Jelang Munas dan Konbes NU, Ini yang Dibahas
Presiden Prabowo Diagendakan Hadiri Munas Munas dan Konbes NU 2026

"Insya Allah di Munas Konbes ini (Muktamar) itu akan diputuskan,” kata Ketua Steering Committee (SC) KH. Ahmad Said Asrori di Ploso, Kediri, Jawa Timur, Sabtu, 20 Juni 2026.

KH Ahmad Said Asrori menambahkan, Pondok Pesantren Ploso dipilih sebagai lokasi pelaksanaan Munas dan Konbes karena NU memiliki hubungan yang tidak terpisahkan dengan tradisi pesantren.

“Kenapa Munas Konbes di Pondok Pesantren Ploso? Ya karena NU ini lahir dari pondok pesantren. NU dan pesantren itu sesuatu yang tidak bisa dipisahkan. Bagaikan satu mata uang. NU tidak bisa meninggalkan pesantren, pesantren tidak bisa meninggalkan NU” ujarnya.

Ia mengutip pernyataan Presiden ke-4 RI KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur yang menyebut pesantren sebagai “NU kecil”, sementara NU adalah “pesantren besar”.

“Sehingga kita sepakat Munas Konbes di pondok pesantren Ploso ini. Ponpes ini punya sejarah panjang menorehkan alumni di seluruh wilayah Indonesia,” katanya.

Sementara itu, penutupan Munas dan Konbes akan digelar di Bangkalan, Madura. KH Ahmad Said Asrori menuturkan, pemilihan Bangkalan didasarkan pada nilai historis berdirinya Nahdlatul Ulama.

Ia menyebut peran besar Syaikhona Muhammad Khalil bin Abdul Latif Al-Bangkalani yang memberikan isyarat kepada Hadratussyaikh KH Hasyim Asy’ari untuk mendirikan jamiyah Nahdlatul Ulama (NU).

“Kenapa di Bangkalan? Karena ada faktor sejarah. Mengingatkan kembali kepada kita dan anak-anak muda agar tidak terputus sejarahnya,” ujarnya.

Selain faktor sejarah, PBNU juga menekankan aspek spiritual dalam rangkaian kegiatan tersebut.

“Kita ingin di sana nanti istigosah, mujahadah, memohon langsung melalui tawasul kepada para ulama, para muasis NU ini,” katanya.

Sementara itu, Ketua Organizing Committee (OC) Munas dan Konbes NU 2026 Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menjelaskan rangkaian agenda Munas dan Konbes dimulai dengan pembukaan pada Sabtu (20/6) malam, dilanjutkan sidang pleno pertama.

Baca Juga :
KAMMI Maluku Tolak Agenda Muktamar di Ambon, Ini Alasannya
Gus Lilur Dukung Nasaruddin Umar jadi Ketua Umum PBNU, Ini Alasannya
Gempa di Sulteng, Mensos Gus Ipul Terjunkan Tim hingga Bangun Dapur Umum

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Lahirnya Tatanan Dunia Baru, Berkah atau Petaka?
• 3 jam laludetik.com
thumb
Ingkar Janji, Israel Gempur Lebanon Saat Gencatan Senjata
• 1 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Piala Dunia 2026: Maroko Raih Puncak Klasemen Grup C Usai Kalahkan Skotlandia 1-0
• 18 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Selat Hormuz Dibuka, Tekanan ke Industri Tekstil Belum Mereda
• 7 jam lalubisnis.com
thumb
Uni Eropa Tegaskan Dukungan untuk Ukraina dan Desak Rusia Segera Gencatan Senjata
• 23 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.