TABLOIDBINTANG.COM - Polemik mengenai hak bertemu anak usai perceraian Ruben Onsu dan Sarwendah kembali menjadi sorotan. Kuasa hukum Sarwendah, Chris Sam Siwu, membantah tudingan yang menyebut kliennya menghalangi Ruben untuk bertemu dengan ketiga anak mereka.
Dalam wawancara virtual pada Sabtu (20/6), Chris menegaskan tidak pernah ada upaya dari Sarwendah untuk membatasi akses Ruben kepada anak-anak. Menurutnya, tudingan tersebut tidak memiliki dasar yang jelas.
"Tidak ada yang menghalangi. Kami hanya menunjukkan, di mana mempersulitnya? Tunjukkan kepada kami hal-hal yang dipersulit kliennya Bang Minola untuk bertemu dengan anaknya," kata Chris Sam Siwu.
Chris menjelaskan, apabila Ruben merasa belum dapat bertemu dengan anak-anaknya, ia dipersilakan datang langsung ke kediaman Sarwendah. Menurutnya, alamat rumah mantan istri Ruben itu sudah diketahui sehingga tidak ada alasan untuk menganggap pertemuan dipersulit.
"Rumahnya ada, posisinya jelas tinggal didatangi," tegasnya.
Lebih lanjut, Chris menilai kendala komunikasi, seperti pesan singkat yang tidak segera dibalas, tidak bisa dijadikan bukti bahwa Sarwendah menghalangi hak Ruben sebagai ayah. Ia menegaskan, setelah resmi bercerai, komunikasi harus dilakukan dengan saling menghormati kesibukan masing-masing.
"Tinggal komunikasikan saja kapan jadwal anak yang kosong, lalu silakan datang atau dijemput. Sekali lagi, klien kami kan sudah bukan istrinya (Ruben) lagi. Artinya tidak bisa lagi disuruh-suruh langsung," jelasnya.
Ia juga menyoroti anggapan bahwa pesan yang tidak dibalas selama beberapa waktu lantas dianggap sebagai bentuk mempersulit pertemuan. Menurut Chris, kesimpulan tersebut terlalu berlebihan.
"Kalau anaknya ada jadwal kosong, jemput. Tapi kalau cuma mengirim pesan singkat sekali-dua kali lalu tidak dibalas karena kesibukan, lalu dibilang dipersulit berbulan-bulan, kan agak lucu," sambungnya.
Selain itu, Chris turut menanggapi isu mengenai kehadiran pihak ketiga yang disebut lebih dekat dengan anak-anak Ruben dan Sarwendah. Baginya, selama orang-orang tersebut memiliki niat baik dan menyayangi anak-anak, hal itu tidak seharusnya dipermasalahkan.
"Kenapa ada orang-orang pihak ketiga, keempat, kelima yang sayang dengan anak-anak klien kami kok dipermasalahkan? Yang menjadi masalah besar itu kalau anak-anak dikelilingi orang yang tidak sayang atau berniat jahat," ujar Chris Sam Siwu.
Ia pun berharap komunikasi antara Ruben dan Sarwendah dapat diperbaiki demi kepentingan anak-anak mereka.
"Kalau masalahnya hanya tidak bertemu di suatu acara, ya komunikasinya saja yang diperbaiki antara bapak dan ibunya," tambahnya.




