BRNO, KOMPAS.TV - Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, mengakui kesalahannya setelah dijatuhi hukuman penalti mundur 12 posisi start pada balapan utama Moto3 Grand Prix Ceko 2026.
Kendati posisinya melorot ke urutan ke-20, pembalap Honda Team Asia ini menegaskan kesiapannya untuk berjuang habis-habisan demi memulihkan posisi.
Sebelum dijatuhi penalti akibat berkendara terlalu lambat (slow riding) di sesi kualifikasi kedua (Q2), Veda sebenarnya menunjukkan progres yang sangat positif.
Baca Juga: Kena Penalti Turun 12 Posisi, Veda Ega Pratama Harus Start dari Urutan ke-20 di Moto3 Ceko 2026
Pada sesi latihan pagi, Veda Ega fokus melakukan simulasi balapan panjang (long run) guna memahami karakter Sirkuit Brno yang sepenuhnya baru bagi dia.
Masukan teknis yang ia berikan kepada kru mekanik sukses membuat performa motor Honda yang dikendadrainya jauh lebih kompetitif.
"Hari ini jauh lebih baik dibandingkan kemarin. Sesi long run di pagi hari sangat membantu saya karena saya menjadi paham di mana saya kesulitan dan area mana saja yang perlu ditingkatkan," ujar Veda dalam rilis resmi Honda Team Asia.
"Setelah tim melakukan beberapa perubahan, saya merasa jauh lebih baik di kualifikasi. Saya punya kepercayaan diri lebih dan bisa memacu motor lebih keras."
Kerja keras tersebut sejatinya membuahkan hasil impresif. Veda mampu menembus posisi ke-8 dengan catatan waktu terbaik 2 menit 05,270 detik.
Sayangnya, kecerobohan di sektor lintasan membuat catatan apik itu harus ternoda oleh sanksi pengawas balapan.
Penulis : Rizky L Pratama Editor : Tito-Dirhantoro
Sumber : Kompas TV
- veda pratama penalti
- moto3 ceko 2026
- honda team asia
- sirkuit brno
- comeback veda pratama
- veda ega pratama





